Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
20 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
21 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
20 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
20 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
21 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
20 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Badminton

Mau Selamatkan Teman, Romi Tewas Terseret Air Bah Bendungan Kapalo Banda

Mau Selamatkan Teman, Romi Tewas Terseret Air Bah Bendungan Kapalo Banda
Warga menyaksikan petugas BPBD melakukan pencarian korban. (foto: harianhaluan.com)
Rabu, 18 Desember 2019 12:09 WIB

PASBAR - Bendungan Kapalo Banda, Sungai Batang Ampu di Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Sumatera Barat (Sumbar) makan korban, Selasa (17/12/2019) sore.

 

Seorang pemuda hanyut terbawa arus dan ditemukan tidak bernyawa oleh tim SAR sekitar 350 meter dari lokasi awal korban terseret arus sungai. Pemuda malang itu, Romi Suranto (20) merupakan warga Jorong Jambak Jalur VII, Kecamatan Pasaman.

Dikutip dari harianhaluan.com, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pasbar, Decky H Saputra SH mengatakan, kejadian berawal saat korban bersama belasan rekannya asyik berenang, tiba-tiba dari hulu sungai, tanpa mereka sadari datang air bah.

"Ketika mereka berupaya menyelamatkan diri masing-masing, korban ini melihat rekannya yang bernama Bayu (18) terbawa derasnya arus sungai dan dengan spontan ia langsung melompat kembali untuk menyelamatkan rekannya tadi, namun Tuhan berkehendak lain," jelasnya.

Awalnya korban bersama belasan rekannya ini mandi-mandi sekira pukul 15.00 WIB. Tidak berselang lama, air sungai pun tiba-tiba membesar dan menghayutkan salah seorang rekannya yang bernama Bayu. Berniat hendak menyelamatkan rekannya, namun malah menghayutkannya dan ia ditemukan tewas dengan posisi tertelungkup.

"Kemungkinan kelelehan, lalu tenggelam, hingga ia ditemukan tim SAR dalam keadaan meninggal dunia. Sedangkan terhadap rekannya yang bernama Bayu (18) saat ini masih dalam keadaan kritis di RSUD Jambak," terang Decky.

Setelah berhasil dievakuasi, korban dibawa ke kediamannya dan diserahkan kepada keluarga untuk dikebumikan. (h/mg-rom/hln)

 

Editor:arie rh
Sumber:harianhaluan.com
Kategori:Badminton, Olympic, Sumatera Barat
wwwwww