Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
7 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
6 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
1 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
1 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
5
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Sepakbola
1 jam yang lalu
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
6
Pujian Osmar Loss buat Mentalitas Pemain Dewa United FC
Sepakbola
2 jam yang lalu
Pujian Osmar Loss buat Mentalitas Pemain Dewa United FC
Home  /  Berita  /  Badminton

Bisnis 'Esek-esek' di Rumahnya, Nenek Usia 50 Tahun Ini Dibekuk Pak Polisi

Bisnis Esek-esek di Rumahnya, Nenek Usia 50 Tahun Ini Dibekuk Pak Polisi
Kamis, 19 Desember 2019 18:12 WIB
SUMENEP - Duriah (50), warga Desa Saronggi, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep dibekuk aparat polres setempat. Perempuan paruh baya ini diduga menjalankan bisnis ‘esek-esek’ di rumahnya.

“Tersangka merupakan mucikari yang mengambil untung dari pelacuran perempuan,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Rabu (18/12/2019).

Penangkapan terhadap mucikari itu berkat informasi dari masyarakat, yang curiga ada bisnis pelacuran di rumah tersangka. Polisi pun melakukan penyelidikan. “Ternyata memang benar, tersangka ini menggunakan kamar rumahnya untuk pelacuran perempuan,” ujar Widiarti.

Dalam kasus tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya satu sampir/kain warna merah muda motif gambar kura-kura, satu unit HP merk Samsung, dan uang tunai Rp 100 ribu.

"Tersangka berikut barang bukti pelacuran perempuan diamankan di Polres Sumenep,” terang Widiarti.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Beritajatim.com
Kategori:Jawa Timur, Beladiri, Olympic, Badminton
wwwwww