Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
21 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
15 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
15 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
15 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
16 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
15 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Home  /  Berita  /  Badminton

3 Komentar 'Terbaik' Netizen soal FPI yang Minta Anies Stop DWP pasca Temuan Kondom dan Miras

3 Komentar Terbaik Netizen soal FPI yang Minta Anies Stop DWP pasca Temuan Kondom dan Miras
Tangkapan layar komentar pembaca berita daring di media sosial Line.
Minggu, 22 Desember 2019 12:07 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - FPI dan sejumlah tokoh agama Islam telah meminta Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk menghentikan gelaran acara Djakarta Warehouse Project (DWP) pasca adanya temuan kondom dan minuman keras di lokasi acara.

"Kami sudah sarankan agar gubernur menghentikan kegiatan hiburan yang bersifat hedonisme itu," ujar Juru Bicara FPI, Munarman, dikutip dari tempo.co, Minggu (22/12/219).

Berita FPI yang meminta Anies menghentikan acara DWP itu, menuai banyak komentar pembaca daring. Di Line, per Minggu (22/12/2019) waktu zhuhur, 3 komentar terbaik bertengger di deretan teratas.

"Fpi itu udh bukan ormas.Cuma sekumpulan mas2 berbaju putih yg nyari kerjaan harian," kata @danny Chen.

Sementara @aditya menuliskan, "Lhaa DWP dari dulu emang jual miras tp kan sdh berijin dan pajaknya mahal itu. Kalian sdh tdk berpajak tidak bermanfaat.. agama juga cuman kedok kalian utk cari duit dengan ngancam sana sini.. sampah masih ada guna nya bs di daur ulang.. kalo kelompok kalian itu kuah sampah yg cuman bau,".

Di urutan ketiga, ada @Biondi yang berkomentar, "Temuannya dikemanain sama FPI? Dipake sendiri? Mending PAD tinggi lah. Dari pada takwa doang, buat makan nasi bingung lo. nungguin nasbung. Ini urusan negara, FPI tolol. Lebih penting PAD, LO MAU TAKWA URUSAN LO. TAKWA LO JUGA GAK JAMIN LO MASUK SURGA Kok. Mending DWP kumpul kumpul bayar pajak. Lah rombongan lo? Kumpul di monas pada bayar pajak? Udh gak bayar, gak jajan, bikin macet,".

Munarman tak menampik, jika DPW punya kontribusi untuk PAD. Dan pihaknya, kata Munarman, "mendukung gubernur bersih-bersih oknum-oknum yang hanya berorientasi PAD,".***

wwwwww