Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
20 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
14 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
13 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
14 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
14 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
13 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Home  /  Berita  /  Badminton

Pedagang Kopi 'Diberondong' Tembakan, Tak Tewas, Polisi Belum Terima Laporan

Pedagang Kopi Diberondong Tembakan, Tak Tewas, Polisi Belum Terima Laporan
Ilsutrasi: Ist.
Minggu, 22 Desember 2019 12:31 WIB
BANDUNG - Penembakan oleh Orang Tak Dikenal (OTK) terjadi di depan Gerbang Tol (GT) Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Jumat (20/12/2019) dini hari lalu.

Dalam kejadian ini, Agus Sumpena (50) seorang pedagang kopi asongan selamat dan hanya mengalami luka pada dahi, pipi dan lengan sebelah kiri.

"Kejadiannya sekitar jam 04.00 WIB, saat itu saya berdagang kopi dengan teman-teman pedagang lainnya," ujar Agus di GT Padalarang, dikutip dari detikcom pada Minggu (22/12/2019).

Ketika itu, kata Agus, datang sebuah mobil Avanza berwarna putih terparkir kurang lebih 10 meter dari jongko yang dijaganya dari arah Padalarang. Kemudian, turun tiga orang bermasker yang menenteng benda diduga senjata api di tangan.

"Tanpa basa basi, pipi sebelah kiri saya ditembak. Saya menoleh, kemudian saya diberondong lagi. Saya mencoba menahan dengan menyilangkan lengan, teman-teman saya juga syok," ujarnya.

Penembakan tersebut berakhir, hingga seseorang di antara tiga orang tersebut menghentikan rekannya. Ketiga orang tersebut langsung masuk kembali ke dalam mobil dengan santainya.

"Mereka langsung melarikan diri ke arah GT Padalarang. Saya dan rekan hanya bisa diam karena bingung dan tegang," katanya.

Agus dibantu oleh rekannya kemudian mendapatkan perawatan pertama di RS Cahya Kawaluyaan Padalarang. Kemudian dirujuk kembali ke RS Cibabat untuk mengeluarkan proyektil dari peluru senjata yang diduga berjenis airgun itu.

"Ada tiga proyektil yang saya temukan. Setelah itu saya lanjutkan lagi dagang sampai pukul 06.00 WIB," ujarnya.

Terkait kejadian ini, pihak kepolisian belum memberikan pernyataan resmi. "Belum ada laporan," kata Kapolsek Padalarang Kompol Supriati.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Sumber:detik.com
Kategori:Jawa Barat, DKI Jakarta, Beladiri, Olympic, Badminton
wwwwww