Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Bertambah 1.893, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air 125.396 Orang, 5.723 Meninggal
Kesehatan
23 jam yang lalu
Bertambah 1.893, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air 125.396 Orang, 5.723 Meninggal
2
Pandemi dan Persaingan Kerja Lulusan Baru
DPR RI
6 jam yang lalu
Pandemi dan Persaingan Kerja Lulusan Baru
3
Kapal Patroli Polairud Tenggelam, 3 Polisi Hilang
Peristiwa
18 jam yang lalu
Kapal Patroli Polairud Tenggelam, 3 Polisi Hilang
4
Jika Banyak 'Kotak Kosong' di Pilkada 2020
DPD RI
6 jam yang lalu
Jika Banyak Kotak Kosong di Pilkada 2020
5
Ini Identitas 3 Polisi yang Hilang Akibat Karamnya Kapal Patroli Polairud
Peristiwa
18 jam yang lalu
Ini Identitas 3 Polisi yang Hilang Akibat Karamnya Kapal Patroli Polairud
6
Imbas Pandemi Covid 19, Persaingan Kerja Lulusan Baru Makin Ketat
DPR RI
5 jam yang lalu
Imbas Pandemi Covid 19, Persaingan Kerja Lulusan Baru Makin Ketat
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Pedagang Kopi 'Diberondong' Tembakan, Tak Tewas, Polisi Belum Terima Laporan

Pedagang Kopi Diberondong Tembakan, Tak Tewas, Polisi Belum Terima Laporan
Ilsutrasi: Ist.
Minggu, 22 Desember 2019 12:31 WIB
BANDUNG - Penembakan oleh Orang Tak Dikenal (OTK) terjadi di depan Gerbang Tol (GT) Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Jumat (20/12/2019) dini hari lalu.

Dalam kejadian ini, Agus Sumpena (50) seorang pedagang kopi asongan selamat dan hanya mengalami luka pada dahi, pipi dan lengan sebelah kiri.

"Kejadiannya sekitar jam 04.00 WIB, saat itu saya berdagang kopi dengan teman-teman pedagang lainnya," ujar Agus di GT Padalarang, dikutip dari detikcom pada Minggu (22/12/2019).

Ketika itu, kata Agus, datang sebuah mobil Avanza berwarna putih terparkir kurang lebih 10 meter dari jongko yang dijaganya dari arah Padalarang. Kemudian, turun tiga orang bermasker yang menenteng benda diduga senjata api di tangan.

"Tanpa basa basi, pipi sebelah kiri saya ditembak. Saya menoleh, kemudian saya diberondong lagi. Saya mencoba menahan dengan menyilangkan lengan, teman-teman saya juga syok," ujarnya.

Penembakan tersebut berakhir, hingga seseorang di antara tiga orang tersebut menghentikan rekannya. Ketiga orang tersebut langsung masuk kembali ke dalam mobil dengan santainya.

"Mereka langsung melarikan diri ke arah GT Padalarang. Saya dan rekan hanya bisa diam karena bingung dan tegang," katanya.

Agus dibantu oleh rekannya kemudian mendapatkan perawatan pertama di RS Cahya Kawaluyaan Padalarang. Kemudian dirujuk kembali ke RS Cibabat untuk mengeluarkan proyektil dari peluru senjata yang diduga berjenis airgun itu.

"Ada tiga proyektil yang saya temukan. Setelah itu saya lanjutkan lagi dagang sampai pukul 06.00 WIB," ujarnya.

Terkait kejadian ini, pihak kepolisian belum memberikan pernyataan resmi. "Belum ada laporan," kata Kapolsek Padalarang Kompol Supriati.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Sumber:detik.com
Kategori:Jawa Barat, DKI Jakarta, Hukum, Peristiwa, GoNews Group

wwwwww