Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
23 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
22 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
24 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
4
STY Pastikan Motivasi Persija Jakarta Tetap Terjaga
Sepakbola
24 jam yang lalu
STY Pastikan Motivasi Persija Jakarta Tetap Terjaga
5
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
22 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
6
Duet Risto Vidakovic dan Edin Prljaca Tangani PSIM Yogyakarta
Sepakbola
22 jam yang lalu
Duet Risto Vidakovic dan Edin Prljaca Tangani PSIM Yogyakarta
Home  /  Berita  /  Lingkungan

3 Titik Rawan Longsor di Lintas Sumbar - Riau, Sebaiknya Hindari Melintas di Malam Hari

3 Titik Rawan Longsor di Lintas Sumbar - Riau, Sebaiknya Hindari Melintas di Malam Hari
Perbaikan jalan lintas Sumbar - Riau di Jorong Polongan, Koto Alam yang rusak. (foto: ist/harianhaluan.com)
Minggu, 22 Desember 2019 21:43 WIB
LIMAPULUH KOTA- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar) menghimbau kepada para pengguna jalan lintas Sumbar - Riau untuk meningkatkan kewaspadaan seiring tingginya intensitas hujan akhir-akhir ini.
 

Dikutip dari harianhaluan.com, Kepala Kedaruratan BPBD Limapuluh Kota Ramadinol mengatakan, ada tiga titik di kawasan Kabupaten Limapuluh Kota yang rawan longsor besar.

“Kita minta pengguna jalan untuk terus berhati-hati, apalagi jalan nasional Sumbar - Riau terkenal dengan tanah longsornya. Apabila melintas, sebaiknya di siang hari. Hindari perjalanan pada malam hari,” ucap Ramadinol.

Menurut Ramadinol, berdasarkan data BPBD terdapat tiga titik di sepanjang jalan lintas di kawasan Limapuluh Kota yang berpotensi terjadi tanah longsor skala besar. “Ada tiga titik yang rawan terhadap longsor besar,”katanya.

Ketiga titik itu, yakni di kawasan perbukitan Hulu Aia sebelum fly over Kelok Sambilan, kemudian kawasan perbukitan Koto Alam dan kawasan perbukitan Lubuak Jantan Mangilang.

“Di sana, sudah terlihat keretakan pada tanah tebing perbukitan. Ini sangat mengancam terutama bagi pengguna jalan Sumbar - Riau,” ucapnya.

Sedangkan, katanya, untuk kawasan Pangkalan sampai perbatasan Sumbar -Riau masih dalam kategori aman. (h/ddg/hln)

 

Editor:arie rh
Sumber:harianhaluan.com
Kategori:Badminton, Olympic, Lingkungan, Sumatera Barat
wwwwww