Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pandemi dan Persaingan Kerja Lulusan Baru
DPR RI
6 jam yang lalu
Pandemi dan Persaingan Kerja Lulusan Baru
2
Bertambah 1.893, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air 125.396 Orang, 5.723 Meninggal
Kesehatan
24 jam yang lalu
Bertambah 1.893, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air 125.396 Orang, 5.723 Meninggal
3
Jika Banyak 'Kotak Kosong' di Pilkada 2020
DPD RI
7 jam yang lalu
Jika Banyak Kotak Kosong di Pilkada 2020
4
Kapal Patroli Polairud Tenggelam, 3 Polisi Hilang
Peristiwa
19 jam yang lalu
Kapal Patroli Polairud Tenggelam, 3 Polisi Hilang
5
Ini Identitas 3 Polisi yang Hilang Akibat Karamnya Kapal Patroli Polairud
Peristiwa
18 jam yang lalu
Ini Identitas 3 Polisi yang Hilang Akibat Karamnya Kapal Patroli Polairud
6
Imbas Pandemi Covid 19, Persaingan Kerja Lulusan Baru Makin Ketat
DPR RI
5 jam yang lalu
Imbas Pandemi Covid 19, Persaingan Kerja Lulusan Baru Makin Ketat
Home  /  Berita  /  Lingkungan

3 Titik Rawan Longsor di Lintas Sumbar - Riau, Sebaiknya Hindari Melintas di Malam Hari

3 Titik Rawan Longsor di Lintas Sumbar - Riau, Sebaiknya Hindari Melintas di Malam Hari
Perbaikan jalan lintas Sumbar - Riau di Jorong Polongan, Koto Alam yang rusak. (foto: ist/harianhaluan.com)
Minggu, 22 Desember 2019 21:43 WIB
LIMAPULUH KOTA- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar) menghimbau kepada para pengguna jalan lintas Sumbar - Riau untuk meningkatkan kewaspadaan seiring tingginya intensitas hujan akhir-akhir ini.
 

Dikutip dari harianhaluan.com, Kepala Kedaruratan BPBD Limapuluh Kota Ramadinol mengatakan, ada tiga titik di kawasan Kabupaten Limapuluh Kota yang rawan longsor besar.

“Kita minta pengguna jalan untuk terus berhati-hati, apalagi jalan nasional Sumbar - Riau terkenal dengan tanah longsornya. Apabila melintas, sebaiknya di siang hari. Hindari perjalanan pada malam hari,” ucap Ramadinol.

Menurut Ramadinol, berdasarkan data BPBD terdapat tiga titik di sepanjang jalan lintas di kawasan Limapuluh Kota yang berpotensi terjadi tanah longsor skala besar. “Ada tiga titik yang rawan terhadap longsor besar,”katanya.

Ketiga titik itu, yakni di kawasan perbukitan Hulu Aia sebelum fly over Kelok Sambilan, kemudian kawasan perbukitan Koto Alam dan kawasan perbukitan Lubuak Jantan Mangilang.

“Di sana, sudah terlihat keretakan pada tanah tebing perbukitan. Ini sangat mengancam terutama bagi pengguna jalan Sumbar - Riau,” ucapnya.

Sedangkan, katanya, untuk kawasan Pangkalan sampai perbatasan Sumbar -Riau masih dalam kategori aman. (h/ddg/hln)

 

Editor:arie rh
Sumber:harianhaluan.com
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Lingkungan, Sumatera Barat

wwwwww