Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ekonomi Anjlok, Wakil Ketua MPR: Bukti Kebijakan Pemerintah Tak Efektif
MPR RI
14 jam yang lalu
Ekonomi Anjlok, Wakil Ketua MPR: Bukti Kebijakan Pemerintah Tak Efektif
2
Soal Bantuan Karyawan dengan Upah di Bawah Rp5 Juta, Ini Catatan Komisi XI
DPR RI
14 jam yang lalu
Soal Bantuan Karyawan dengan Upah di Bawah Rp5 Juta, Ini Catatan Komisi XI
3
Transjakarta Siap Bayar Upah jika Tuntutan Memiliki Dasar yang Kuat
Ekonomi
8 jam yang lalu
Transjakarta Siap Bayar Upah jika Tuntutan Memiliki Dasar yang Kuat
4
Daripada Ribut, Abdul Fikri Faqih: Alihkan Anggaran POP Untuk Internet Gratis
DPD RI
11 jam yang lalu
Daripada Ribut, Abdul Fikri Faqih: Alihkan Anggaran POP Untuk Internet Gratis
5
Membaca 'Ancaman Resesi Ekonomi dan Solusinya'
DPR RI
10 jam yang lalu
Membaca Ancaman Resesi Ekonomi dan Solusinya
6
Soal Bansos Buat Pekerja, Abdul Fikri Faqih Ingatkan Jangan Sampai Timbul Kecemburuan
DPR RI
11 jam yang lalu
Soal Bansos Buat Pekerja, Abdul Fikri Faqih Ingatkan Jangan Sampai Timbul Kecemburuan
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Sah Wakapolri Gatot Edy Pimpin Persatuan Masyarakat Riau Jakarta Periode 2019-2022

Sah Wakapolri Gatot Edy Pimpin Persatuan Masyarakat Riau Jakarta Periode 2019-2022
Minggu, 22 Desember 2019 01:28 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Irjen Pol Gatot Eddy Pramono yang baru saja ditunjuk sebagai Wakapolri mendampingi Jenderal Idham Azis, akhirnya resmi nakhodai Persatuan Masyarakat Riau Jakarta (PMRJ) periode 2019-2022.

Jenderal kelahiran Solok Sumatera Barat yang massa kecilnya berdomisili di Riau itu, secara resmi dilantik menjadi Ketua PMRJ bersama jajaran pengurus, Sabtu (21/12/2019) malam, di Hotel Sultan Jakarta.

Gatot dilantik langsung oleh Gubernur Riau Syamsuar menggantikan Ketua PMRJ sebelumnya yakni Rusli Effendy.

Gatot sendiri, terpilih secara aklamasi setelah 12 Ikatan Keluarga Kabupaten/Kota (IKK) se-Riau sepakat untuk satu suara melalui Musta ke-XIV PMRJ.

"Berdasarkan kesepakatan kita bersama 12 IKK, maka ketua umum PMRJ periode 2019-2022 dimandatkan kepada Irjen Pol Gatot Eddy Pramono," kata pimpinan sidang Musta PMRJ XIV, Munasir.

Untuk diketahui, Irjen Pol Gatot Eddy Pramono adalah salah satu tokoh dari Provinsi Riau, yang sebelumnya menjabat Kapolda Metro Jaya menggantikan Irjen Pol Idham Azis.

Sebelum menjadi Kapolda Metro Jaya, Gatot Eddy Pramono sempat menduduki beberapa jabatan. Pria kelahiran Solok, Sumatera Barat pada 28 Juni 1965 merupakan perwira tinggi lulusan AKPOL pada tahun 1988 yang dari kecil hidup dan sekolah di Pekanbaru, Riau.

Sepanjang karirnya, ia pernah dipercayakan menjadi Kapolres Blitar, Sekretaris Pribadi Kapolri, dan Kapolres Metro Depok (2008). Selanjutnya, ia pernah menjabat Kapolres Metro Jaksel (2009), Direktur Reskrimum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya (2011), Analis Kebijakan Madya bidang Pidum Bareskrim Polri (2012), Kabagdukminops Robinops Sops Polri (2013).

Ia juga pernah menduduki posisi Karolemtala Srena Polri (2014), Wakapolda Sulsel (2016), Staf Ahli Sosial Ekonomi (Sahlisosek) Kapolri (2017) dan yang terakhir Gatot menjabat sebagai Asisten Perencanaan dan Anggaran (Asrena) Kapolri.

Tahun 2018, Gatot juga dipercaya menjadi Ketua Satgas Nusantara. Satgas ini dibentuk agar Pilkada Serentak 2018 bisa berjalan aman. Gatot dirotasi menjadi Kapolda Metro Jaya berdasarkan Surat Telegram Nomor ST/188/IKEP/2019 tertanggal 22 Januari 2019. Meski tidak pernah berdinas di Pekanbaru, Gatot tinggal dan menghabiskan masa kecilnya Kota Bertuah dan menamatkan sekolahnya di SMA 1 Pekanbaru angkatan '84.***


wwwwww