Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ledakan di Lebanon Sebuah Serangan di Tengah Sulitnya Ekonomi?
Internasional
15 jam yang lalu
Ledakan di Lebanon Sebuah Serangan di Tengah Sulitnya Ekonomi?
2
Indonesia Terbilang Masuk Resesi Ekonomi karena...
Ekonomi
15 jam yang lalu
Indonesia Terbilang Masuk Resesi Ekonomi karena...
3
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
Kesehatan
7 jam yang lalu
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
4
Penderita Corona, Penjaga Makam, Security dan Kaum Duafa Dapat Daging Qurban
MPR RI
7 jam yang lalu
Penderita Corona, Penjaga Makam, Security dan Kaum Duafa Dapat Daging Qurban
5
Tahan Impor, Partai Gelora Indonesia: Perlu Ada Kemandirian
Pemerintahan
7 jam yang lalu
Tahan Impor, Partai Gelora Indonesia: Perlu Ada Kemandirian
6
ISYF Kampanyekan Gerakan Milenial Bermasker Cegah Covid-19
Umum
7 jam yang lalu
ISYF Kampanyekan Gerakan Milenial Bermasker Cegah Covid-19
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Sepanjang 2019, Sumbar Dilanda 746 Bencana, 10 Orang Meninggal, 703 Rumah Rusak

Sepanjang 2019, Sumbar Dilanda 746 Bencana, 10 Orang Meninggal, 703 Rumah Rusak
Salah satu badan jalan runtuh akibat banjir di Kabupaten Solok Selatan. (foto: Irwanda/Langgam.id)
Jum'at, 27 Desember 2019 21:34 WIB
PADANG– Sepanjang tahun 2019, wilayah Sumatera Barat (Sumbar) dihantam 746 kejadian bencana alam. Peristiwa banjir, banjir bandang dan tanah longsor hampir merata terjadi di 19 kabupaten dan kota.
 

Dikutip dari Langgam.id, Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar, Rumainur, mengatakan, 746 kejadian itu terbagi menjadi 16 jenis bencana alam. Data tersebut merupakan rekapitulasi BPBD Sumbar sepanjang tahun 2019.

“Ya itu jumlah semua kejadian bencana di Sumbar dari segala macam bencana yang direkap,” kata Rumainur saat dihubungi Langgam.id, Jumat (27/12/2019).

Rincinya, angin badai 2 kali, abrasi pantai 4 kali, kekeringan 13 kali, orang hilang 2 kali, luapan air 5 kali, pergeseran tanah 2 kali, longsor 93 kali, dan pohon tumbang sebanyak 293 kali.

Kemudian bencana banjir 154 kali, banjir bandang 13 kali, gempa bumi merusak 12 rumah, jembatan runtuh 8, kabut asap 6, kebakaran hutan dan lahan 99, orang tenggelam 3, dan angin puting beliung 36 kali.

Sementara untuk korban jiwa tercatat sebanyak 10 orang meninggal dunia, 78 orang luka-luka, dan 3.026 jiwa sempat mengungsi. Bencana juga mengakibatkan 453 hektare sawah terendam, bangunan rusak terdiri dari 703 rumah, 25 rumah ibadah, 22 sekolah, dan 2 ruas jalan amblas.

“Total kerugian bencana sepanjang 2019 ditaksir sekitar Rp166 miliar,” katanya. (rahmadi/ICA)

Editor:arie rh
Sumber:Langgam.id
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Sumatera Barat

wwwwww