Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
20 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
14 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
3
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
17 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
4
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
14 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
5
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
18 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
6
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
21 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Lingkungan

Banjir, KemenPUPR Dorong Percepatan Normalisasi Sungai, Anies Utamakan Pengendalian di Hulu

Banjir, KemenPUPR Dorong Percepatan Normalisasi Sungai, Anies Utamakan Pengendalian di Hulu
Tangkapan video Gubernur Anies Baswedan saat tinju lokasi banjir, Rabu (1/1/2019). (Twitter)
Rabu, 01 Januari 2020 19:25 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Kementerian PUPR bersama kementerian/lembaga (K/L) terkait bakal mengintensifkan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, agar daerah yang terendam banjir ke depan dapat lebih berkurang dari jumlah saat ini.

"Kita harus diskusikan dengan Gubernur untuk membuat program itu (percepatan normalisasi). Termasuk di kali Pesanggarahan juga dengan sodotan kali Ciliwung ke Banjir Kanal Timur, beliau mengambil langkah-langkah untuk pembebasan lahannya karena dari total 1,2 km, 600 meter di antaranya sudah kita kerjakan," kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono di Monas, Jakarta Pusat, Rabu (1/1/2020).

Menurut Basuki, izin pembebasan lahan dari masyarakat sangat dibutuhkan demi kepentingan bersama.

"Kami menunggu sekarang kesepakatan dengan masyarakat. Alhamdulillah menurut beliau (Anies Baswedan) masyarakat sudah diskusi dan insya Allah masyarakat bisa menerima itu, mudah-mudahan bisa kita tangani," katanya.

Beberapa saat sebelumnya, Basuki bersama dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo, melakukan tinjauan udara ke sejumlah titik banjir di Ibu Kota dan sekitarnya menggunakan helikopter.

Pantauan melintasi sekitar 130 titik banjir se-Jabodetabek, terutama daerah-daerah yang terdampak banjir terparah di sekitar Sungai Ciliwung, Kali Krukut, Kali Sunter, dan Kali Grogol.

"Selama penyusuran kali Ciliwung, ternyata sepanjang 33 Km itu yang sudah dinormalisasi baru 16 km," kata Basuki.

Di 16 Km yang sudah dinormalisasi itu, kata Basuki, "kita lihat insyaallah aman dari luapan, tapi yang belum dinormalisasi tergenang,".

Sementara itu, di hari yang sama, Anies menilai persoalan pengendalian air di Hulu lebih utama. Menurut Anies, "selama air dibiarkan dari kawasan selatan masuk ke Jakarta," banjir masih jadi soal bagi Jakarta.***

wwwwww