Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
23 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
2
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
20 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
24 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
4
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
20 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
5
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
7 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
6
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
KONI
20 jam yang lalu
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Badminton

Penelusuran 'Gubernur Terbodoh' di Google

Penelusuran Gubernur Terbodoh di Google
Tangkapan layar penelusuran kata kunci "Gubernur Terbodoh" di Google.
Minggu, 05 Januari 2020 15:02 WIB
JAKARTA - Kalau kamu mengetikkan “Gubernur Terbodoh” di pencarian Google, maka yang muncul adalah Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Hasil pencarian akan mengarah ke Line Today, Seword, Telset, dan Quora.

Begitu juga kalau "Gubernur Terbodoh" diketik pada pencarian Google Images, maka yang muncul adalah foto Anies Baswedan. Insiden ini serupa dengan yang dialami oleh Donald Trump pada 2018.

Kala itu, pengguna yang mengetikkan kata "idiot" akan melihat ulasan atau foto terkait Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Lalu, kenapa hal ini bisa terjadi?

Hal ini disebabkan oleh algoritma Google yang menampilkan hasil dengan keterikatan kuat atas kata kunci yang diketikkan. CEO Google, Sundar Pichai pernah menjelaskan bahwa Google menjelajah miliaran laman setiap pengguna mengetikkan kata kunci.

Google lalu mencocokkan laman tersebut dan memberikan peringkat berdasarkan lebih dari 200 indikasi. Indikasi ini berupa relevansi, popularitas, paling baru, dan cara orang lain menggunakannya.

Demikian dilansir Indozone.id. Penelusuran GoNews.co pada Minggu (5/1/2020), kata kunci "Gubernur Terbodoh" memang menampilkan banyak sekali foto Anies Baswedan, tapi sebatas mata memandang, kebanyakan foto tersebut merupakan unggahan beberapa hari terakhir.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, PON, Badminton
wwwwww