Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Negara Harus Lindungi PMI ABK, Jangan Pas Ada Kasus Baru Kelihatan Sibuk
Pemerintahan
8 jam yang lalu
Negara Harus Lindungi PMI ABK, Jangan Pas Ada Kasus Baru Kelihatan Sibuk
2
'Gelora Kemerdekaan 2020' dan Launching API GELORA di HUT RI ke-75
Politik
10 jam yang lalu
Gelora Kemerdekaan 2020 dan Launching API GELORA di HUT RI ke-75
3
DPP PAN Tegaskan Muswil PAN Riau Digelar Akhir Agustus 2020
Politik
9 jam yang lalu
DPP PAN Tegaskan Muswil PAN Riau Digelar Akhir Agustus 2020
4
Kuatkan Hubungan Kerjasama Antar Negara saat Pandemi, Azis Syamsudin Temui Dubes Singapura
Politik
9 jam yang lalu
Kuatkan Hubungan Kerjasama Antar Negara saat Pandemi, Azis Syamsudin Temui Dubes Singapura
5
Kehadiran BSANK Didukung PB/PP, Akademisi Hingga Presiden Astaf
Olahraga
23 jam yang lalu
Kehadiran BSANK Didukung PB/PP, Akademisi Hingga Presiden Astaf
6
Bangun Ribuan Titik Jaringan Wi-Fi, Gus Jazil: Langkah Konkret GBB Membantu Pendidikan Masyarakat di Masa Pandemi
Politik
8 jam yang lalu
Bangun Ribuan Titik Jaringan Wi-Fi, Gus Jazil: Langkah Konkret GBB Membantu Pendidikan Masyarakat di Masa Pandemi
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Penelusuran 'Gubernur Terbodoh' di Google

Penelusuran Gubernur Terbodoh di Google
Tangkapan layar penelusuran kata kunci "Gubernur Terbodoh" di Google.
Minggu, 05 Januari 2020 15:02 WIB
JAKARTA - Kalau kamu mengetikkan “Gubernur Terbodoh” di pencarian Google, maka yang muncul adalah Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Hasil pencarian akan mengarah ke Line Today, Seword, Telset, dan Quora.

Begitu juga kalau "Gubernur Terbodoh" diketik pada pencarian Google Images, maka yang muncul adalah foto Anies Baswedan. Insiden ini serupa dengan yang dialami oleh Donald Trump pada 2018.

Kala itu, pengguna yang mengetikkan kata "idiot" akan melihat ulasan atau foto terkait Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Lalu, kenapa hal ini bisa terjadi?

Hal ini disebabkan oleh algoritma Google yang menampilkan hasil dengan keterikatan kuat atas kata kunci yang diketikkan. CEO Google, Sundar Pichai pernah menjelaskan bahwa Google menjelajah miliaran laman setiap pengguna mengetikkan kata kunci.

Google lalu mencocokkan laman tersebut dan memberikan peringkat berdasarkan lebih dari 200 indikasi. Indikasi ini berupa relevansi, popularitas, paling baru, dan cara orang lain menggunakannya.

Demikian dilansir Indozone.id. Penelusuran GoNews.co pada Minggu (5/1/2020), kata kunci "Gubernur Terbodoh" memang menampilkan banyak sekali foto Anies Baswedan, tapi sebatas mata memandang, kebanyakan foto tersebut merupakan unggahan beberapa hari terakhir.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Umum, GoNews Group

wwwwww