Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Fahri: Keberagaman di Nusantara Bisa Jadi Format bagi Indonesia untuk Mempersatukan Dunia
Politik
13 jam yang lalu
Fahri: Keberagaman di Nusantara Bisa Jadi Format bagi Indonesia untuk Mempersatukan Dunia
2
DPR Berharap Revisi UU Penanggulangan Bencana Selesai di Masa Sidang saat Ini
DPR RI
8 jam yang lalu
DPR Berharap Revisi UU Penanggulangan Bencana Selesai di Masa Sidang saat Ini
3
Mendagri Minta Kepala Daerah Inovatif Jaga Perekonomian Daerah
Pemerintahan
8 jam yang lalu
Mendagri Minta Kepala Daerah Inovatif Jaga Perekonomian Daerah
4
Vaksinasi: TNI-Polri Mengkoordinasi Kemenkes, Kemendikbud dan PMI
Kesehatan
7 jam yang lalu
Vaksinasi: TNI-Polri Mengkoordinasi Kemenkes, Kemendikbud dan PMI
5
Sosok Wasekjen PAN Irvan Herman, Pembela Mumtaz Rais saat Ribut di Pesawat dengan Wakil Ketua KPK
Politik
2 jam yang lalu
Sosok Wasekjen PAN Irvan Herman, Pembela Mumtaz Rais saat Ribut di Pesawat dengan Wakil Ketua KPK
6
Murid Sekolah Gratis BAZNAS Raih Medali Olimpiade Matematika Internasional
Pendidikan
6 jam yang lalu
Murid Sekolah Gratis BAZNAS Raih Medali Olimpiade Matematika Internasional
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Pasukan Dewi Tanjung Dan Abu Janda Belum Nongol di Balaikota

Pasukan Dewi Tanjung Dan Abu Janda Belum Nongol di Balaikota
Selasa, 14 Januari 2020 15:43 WIB
JAKARTA - Sejauh ini belum ada pergerakan massa yang akan mendemo Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di depan Gedung Balaikota DKI Jakarta, Selasa (14/1/2019).

Masa kontra Anies yang dipelopori politisi PDIP, Dewi Tanjung dan pegiat media sosial Abu Janda itu sejatinya akan menuntut kerugian akibat banjir yang dianggap sebagai buntut dari kinerja buruk gubernur.

Sementara itu, massa pro Anies yang tergabung dalam Organisasi Masyarakat Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Ormas Bang Japar) pimpinan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Fahira Idris sudah memadati area Gedung Balaikota DKI sejak pukul 11.00 WIB.

Sekjen Bang Japar, Mustari Bintang Mangkauk mengatakan pihaknya akan menjadi yang terdepan mengawal kebijakan Gubernur Anies.

"Kami ingin agar Gubernur DKI diberikan kesempatan untuk menjalankan programnya," ujarnya, Selasa (14/1).

Selain itu, Bang Japar pun berkomitmen menjadi mitra kritis bagi Gubernur Anies dalam menghadapi persoalan yang ada di lapangan.

"Kami mengerahkan anggota sekitar 300 orang di luar ormas lain. Karena ormas yang hadir saat ini berbagai macam, ada Forkabi, ormas betawi juga hadir, macam-macam organisasi dan salah satunya Bang Japar," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Rmol.id
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, Politik, DKI Jakarta

wwwwww