Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
7 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
7 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
2 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
2 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
5
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Sepakbola
2 jam yang lalu
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
6
Lewat Single "Cinta Baru", Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Hiburan
1 jam yang lalu
Lewat Single Cinta Baru, Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Home  /  Berita  /  Badminton
Daihatsu Indonesia Masters 2020

Anthony Sinisuka Sumbang Gelar Ketiga

Anthony Sinisuka Sumbang Gelar Ketiga
Minggu, 19 Januari 2020 22:26 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Indonesia menjadi juara umum di ajang Daihatsu Indonesia Masters 2020 setelah meraih tiga gelar juara. Gelar pertama disumbang ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon usai mengalahkan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dalam dua game langsung denngan skor 21-15, 21-16.

Gelar ganda putri yang sudah lama diidamkan Indonesia di kandang sendiri, akhirnya bisa dipersembahkan Greysia Polii/Apriyani Rahayu setelah meredam perlawanan Sara Thygesen/Maiken Fruergaard (Denmark), dengan skor 18-21, 21-11, 23-21.

Anthony Sinisuka Ginting menjadi wakil ketiga yang menyumbang gelar juara bagi Merah Putih. Ia mengulang sukses di Daihatsu Indonesia Masters 2018 setelah di final mengalahkan Anders Antonsen (Denmark), dengan skor 17-21, 21-15, 21-9.

Kehilangan game pertama tak membuat Anthony patah semangat. Ia terus berusaha merebut satu demi satu poin dari Antonsen. Puncaknya di game ketiga, Anthony tak memberi kesempatan bagi Antonsen untuk bangkit.

"Puji Tuhan saya bisa menyelesaikan permainan dengan baik, saya ucapkan terima kasih kepada yang sudah mendukung dan bantu doa. Tadi di game pertama Antonsen bermain di tempo dia dan lebih inisiatif menyerang," kata Anthony.

"Masih banyak yang harus diperbaiki, tapi saya puas sama penampilan saya seminggu ini. Saya bisa mengatasi lawan dengan baik. Saat di game kedua saya di atas angin, saya bisa keluar dari tekanan setelah kalah di game pertama, ini yang bikin saya puas," lanjutnya.

Anthony juga mengungkapkan kegembiraannya akhirnya ia bisa tembus meraih gelar juara setelah lima kali gagal di final pada tahun lalu.

"Jujur saya senang banget, apalagi ini di rumah sendiri bisa juara. Gelar ini sangat berarti buat saya, saya lebih termotivasi, lebih semangat lagi untuk mengejar ke olimpiade," ucap Anthony.

Sementara itu, dua gelar di ganda campuran dan tunggal putri masing-masing diraih Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong (Tiongkok) dan Ratchanok Intanon (Thailand). ***

wwwwww