Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tindaklanjuti Aspirasi 21 Gubernur, DPD RI Gelar FGD Dana Bagi Hasil Sawit
Politik
14 jam yang lalu
Tindaklanjuti Aspirasi 21 Gubernur, DPD RI Gelar FGD Dana Bagi Hasil Sawit
2
LaNyalla Desak Kapolri Usut Kasus Pembunuhan dan Penangkapan Jurnalis di Sulsel
Peristiwa
15 jam yang lalu
LaNyalla Desak Kapolri Usut Kasus Pembunuhan dan Penangkapan Jurnalis di Sulsel
3
Penguatan Identitas Kuliner Lokal, BOPLBF Gelar Pelatihan Makanan Siap Saji dan 'Packaging'
Peristiwa
14 jam yang lalu
Penguatan Identitas Kuliner Lokal, BOPLBF Gelar Pelatihan Makanan Siap Saji dan Packaging
4
PMN Gelontorkan Dana ke Jiwasraya, Fraksi PKS Sebut Menkeu Sakiti Rakyat
DPR RI
14 jam yang lalu
PMN Gelontorkan Dana ke Jiwasraya, Fraksi PKS Sebut Menkeu Sakiti Rakyat
5
Ngobras Bareng Pecinta Satwa, Ketua MPR Dorong Penangkaran dan Pelestarian Satwa
MPR RI
13 jam yang lalu
Ngobras Bareng Pecinta Satwa, Ketua MPR Dorong Penangkaran dan Pelestarian Satwa
6
"Bicara Buku bareng Wakil Rakyat", Dede Yusuf Soroti Isu Kesejahteraan PMI
Peristiwa
13 jam yang lalu
Bicara Buku bareng Wakil Rakyat, Dede Yusuf Soroti Isu Kesejahteraan PMI
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Serap Anggaran hingga 95,62 Persen, Kinerja Setjen MPR 'Banjir' Penghargaan

Serap Anggaran hingga 95,62 Persen, Kinerja Setjen MPR Banjir Penghargaan
Senin, 20 Januari 2020 18:05 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Sekretaris Jenderal MPR Dr. H. Ma’ruf Cahyono mengungkapkan performa dan kinerja serta prestasi Sekretariat Jenderal MPR pada tahun 2019 sudah sangat baik.

Hal ini dapat dilihat dari aspek capaian hasil penyerapan anggaran MPR yang mencapai 95,62. Bahkan kinerja MPR mencapai angka 97. Selain itu, pada tahun 2019, kinerja Setjen MPR 'banjir' apresiasi dan penghargaan.

"Pada tahun ini, dari aspek capaian hasil penyerapan anggaran di MPR cukup tinggi yaitu 95,62, bahkan capaian kinerja mencapai 97. Ini harus dipertahankan. Pencapaian penyerapan anggaran yang tinggi harus diikuti pencapaian materil yang berkualitas. Perencanaan yang terimplementasi dalam program yang sesuai sasaran," kata Ma’ruf Cahyono dalam Rapat Kerja (Raker) Sekretariat Jenderal MPR di Bogor, Jawa Barat pada 16 – 17 Januari 2020.

Raker bertema 'Pembahasan Rencana Capaian Output, Rencana Penarikan Dana, dan Rencana Operasional Tahun anggaran 2020' ini diikuti pejabat di lingkungan Sekretariat Jendral MPR.

Lebih lanjut Ma'ruf Cahyono mengatakan, pada September 2019, Sekretariat Jenderal MPR meraih penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kementerian Keuangan. Setjen MPR meraih opini WTP selama lima tahun berturut-turut (2014 – 2018) tanpa jeda. Predikat WTP diberikan karena MPR telah memberikan laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi pemerintah. BPK mengapresiasi Setjen MPR yang mampu mengelola keuangan dengan baik.

Pada saat itu pula, Setjen MPR juga mendapat BMN Award, yaitu penghargaan dalam pengelolaan Barang Milik Negara (BMN). Dengan penghargaan BMN Award ini maka pengelolaan, laporan, dan administrasi barang milik negara di Setjen MPR telah berjalan dengan baik. Penghargaan ini mendukung reformasi birokrasi di bidang pengelolaan asset. Aset-aset di MPR sudah ditata dengan lebih terbuka, transparan, dan memiliki akuntabilitas.

“Capaian kinerja kegiatan dan anggaran menjadi satu bagian dari reformasi birokrasi. Artinya, reformasi birokrasi dan pengelolaan anggaran di Setjen MPR berjalan dengan baik. Jika melakukan proses pelaksanaan birokrasi secara baik maka reformasi birokrasi merupakan suatu keniscayaan. Ini merupakan pencapaian luar biasa karena kerja keras dan berat di lingkungan Setjen MPR,” paparnya.

Untuk itulah, lanjut Ma’ruf, ke depan perlu dukungan seluruh jajaran Setjen MPR untuk mempertahankan dan meningkatkan performa serta kinerja demi peningkatan layanan publik yang lebih baik dengan tata laksana yang bagus.

“Ke depan, mari kita semangat untuk memperbaiki kiat-kiat kita dalam bekerja. Para ASN Sekretariat Jenderal MPR sudah memiliki kemampuan bekerja yang bagus, hanya perlu menambah dengan kiat-kiat. Kiat itu muncul dari situasi kondisional yang memerlukan terobosan-terobosan. Kita harus mengulangi sukses tahun ini dalam aspek penyerapan anggaran yang mencapai 95,6 persen. Itu bukan pekerjaan mudah dan perlu dilakukan dengan usaha keras,” pungkasnya.***


wwwwww