Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Maju Pilkada Bengkalis, Istri Tersangka Korupsi Didukung 4 Partai
Politik
13 jam yang lalu
Maju Pilkada Bengkalis, Istri Tersangka Korupsi Didukung 4 Partai
2
Sebut Santri Tahfidz Qur'an sebagai Calon Teroris, Gus Jazil Minta Denny Siregar Minta Maaf
Politik
17 jam yang lalu
Sebut Santri Tahfidz Quran sebagai Calon Teroris, Gus Jazil Minta Denny Siregar Minta Maaf
3
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
Politik
17 jam yang lalu
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
4
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
Peristiwa
17 jam yang lalu
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
5
Kualitas Sinyal Operator Buruk saat Pandemi, DPR Panggil Telkomsel, Indosat dan XL Axiata
Politik
17 jam yang lalu
Kualitas Sinyal Operator Buruk saat Pandemi, DPR Panggil Telkomsel, Indosat dan XL Axiata
6
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI
Politik
17 jam yang lalu
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Ada Cinta dan Nafsu Dibalik Kasus Istri ML Dekat Suami yang Berakhir Damai di NTB

Ada Cinta dan Nafsu Dibalik Kasus Istri ML Dekat Suami yang Berakhir Damai di NTB
Ilustrasi
Kamis, 23 Januari 2020 21:28 WIB
JAKARTA - Meski hati hancur berkeping-keping, AP masih membuka pintu maaf untuk istrinya, SU, yang tepergok bersetubuh dengan pria lain, CAN, di dekatnya. Pasutri asal Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, ini akhirnya sepakat berdamai.

Kasat Reskrim Polres Sumbawa Iptu Faesal Afrihadi mengatakan AP dan SU telah sepakat berdamai dan memilih mencabut laporannya. "Benar, ada perdamaian kedua belah pihak, tapi saya sarankan harus gelarkan dulu di Polres untuk menentukan langkah-langkah selanjutnya," kata Faesal saat dihubungi detikcom pada Kamis, 23 Januari 2020.

Menurut dia, AP memilih mencabut laporannya dengan alasan masih sayang kepada istrinya, SU. Setali tiga uang, SU pun bertindak sama meski telah menjadi korban kekerasan AP. SU, yang jari telunjuknya ditebas oleh AP, tidak melaporkan suaminya ke polisi. "Istrinya tidak membuat laporan, dan membuat pernyataan tidak berkeberatan terhadap kasus tersebut," jelasnya.

Peristiwa perselingkuhan yang membuat geger warga di Pulau Bungin, Alas, Sumbawa, ini awalnya terjadi pada Jumat, 10 Januari 2020, pukul 01.00 Wita. Sebagai gambaran, rumah tempat tinggal AP dan istrinya, SU, merupakan rumah khas Sumbawa yang memiliki kolong rumah. Nah, di kolong rumah yang gelap itu terdapat satu sofa tua.

Saat itu, AP sedang tidur di sofa yang berada di kolong rumah. SU yang tak sadar suaminya ada di sofa tersebut lalu bersetubuh dengan kekasih gelapnya, CAN, tak jauh dari sofa itu. AP yang terbangun kemudian mengamuk dan langsung menyerang SU serta CAN. Namun CAN berhasil kabur, sementara SU terkena bacokan.

CAN lari seribu langkah menyelamatkan diri dari amukan AP dan keluarganya. CAN lalu bersembunyi di kantor Polsek Alas, Sumbawa. Bahkan polisi sempat melepaskan tembakan peringatan ke udara saat menghalau AP yang terus mengejar CAN. AP, yang dibakar emosi, ingin menghukum sendiri istrinya dan selingkuhannya. "Suami dan keluarganya bersikeras... karena tangan istrinya ditebas, dia juga ingin tangan si selingkuhan ini," kata Kasat Reskrim Porles Sumbawa Iptu Faesal Afrihadi kepada wartawan, Senin (13/1).

Kasus dugaan pembacokan maupun dugaan perzinaan yang melibatkan suami-istri, AP dan SU, serta pria selingkuhan SU, CAN, belum diproses secara hukum. Polisi mengatakan tak ada yang mau diperiksa dalam kasus ini. Selang dua hari kemudian, AP akhirnya memutuskan melaporkan SU dan selingkuhannya, CAN, ke Polsek Alas, Sumbawa. "Jadi si suaminya, untuk kasus perzinahan sudah lapor, suaminya," kata Kapolres Sumbawa AKBP Tunggul Sinatrio kepada detikcom, Rabu (15/1).

CAN, selingkuhan SU, pun buka suara. CAN mengaku telah menjalin asmara terlarang dengan SU selama kurang-lebih satu tahun. Polisi menyebut CAN dan SU dalam bersetubuh tidak hanya sekali. "Ya satu tahun lah. Udah beberapa kali," ujar Kapolres Sumbawa AKBP Tunggul Sinatrio saat dihubungi, Jumat (17/1/2020).

Tunggul mengatakan CAN dan SU melakukan hubungan intim karena saling cinta dan terbuai nafsu. Menurutnya, hal itu diungkapkan oleh CAN setelah diperiksa polisi.

"Mereka cinta, nafsu aja," kata Tunggul.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Detik.com
Kategori:Nusa Tenggara Barat, Hukum, Peristiwa, GoNews Group

wwwwww