Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
20 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
21 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
20 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
20 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
21 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
20 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Kapolsek Torgamba bersama Muspika Bahas Pembangunan Rumah Ibadah Konghucu

Kapolsek Torgamba bersama Muspika Bahas Pembangunan Rumah Ibadah Konghucu
Kamis, 23 Januari 2020 16:59 WIB
Penulis: Penry Nababan SH
LABUSEL - Kapolsek Torgamba, AKP Mulyadi menghadiri rapat lanjutan musyawarah rencana pembangunan tempat ibadah agama Konghucu (klenteng) di Dusun Cikampak Pekan, Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Rapat yang dilaksanakan Kamis (23/1/2020) sore sekira pukul 15.00 di Kantor Camat Torgamba dihadiri Camat Torgamba diwakili Sekcam Boi, Wadanramil Lettu Riston Damanik, Ketua MUI Torgamba, Kepala KUA Torgamba, Kades Aek Batu, tokoh agama dari FKUB, tokoh masyarakat A. Manik, Jemaat Konghucu Cikampak, Kadus Cikampak Pekan dan masyarakat. serta Ormas IPK T. Siburian.

Dari hasil rapat tersebut, ujar Kapolsek AKP Mulyadi, Muspika Torgamba dan warga mendukung akan didirikannya tempat ibadah Konghucu (klenteng) di Dusun Cikampak Pekan, Desa Aek Batu, karena agama tersebut sudah diakui oleh negara.

"Dan diminta kepada masyarakat Konghucu agar mengikuti syarat SKB 2 menteri tentang persyaratan mendirikan tempat ibadah," ujar Kapolsek.

Editor:Penry
Kategori:Sumatera Utara, Olympic, PON
wwwwww