Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
17 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
17 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
17 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
23 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
5
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
22 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
6
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
17 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Home  /  Berita  /  Badminton
Turnamen Bulutangkis Thailand Masters 2020

Adnan/Mychelle Akui Tak Bisa Keluar Dari Tekanan

Adnan/Mychelle Akui Tak Bisa Keluar Dari Tekanan
Jum'at, 24 Januari 2020 23:36 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANGKOK - Duet Adnan Maulana/ Mychelle Crhystine Bandaso harus mengakhiri langkahnya di babak delapan besar Turnamen Bulutangkis Thailand Masters 2020, Jumat (24/1). Bertanding di Indoor Stadium Huamark, Bangkok, mereka dihentikan oleh rekannya sesama pemain Pelatnas PBSI, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja.

Pertemuan ini merupakan yang pertama kalinya di pertandingan resmi. Adnan/Mychelle kalah dua game langsung dengan skor 19-21, 18-21.

Adnan/Mychelle mengaku tak bisa tampil all out dalam menghadapi seniornya tersebut. Mereka terus tertekan dari awal hingga berakhirnya game kedua.

“Kondisi lapangan hari ini, menang dan kalah anginnya agak berbeda. Jadinya kami harus beradaptasi lagi, agak kagok di lapangan. Mereka juga tekanannya nggak kendor. Dari awal sampai akhir bisa terus menekan,” kata Mychelle kepada Badmintonindonesia.org.

“Kami keduluan terus, keserang terus. Kami juga nggak bisa keluar dari tekanan,” ungkap Adnan.

Dikatakan Adnan/Mychelle, ada banyak hal yang perlu dievaluasi dari penampilan mereka kali ini. Masing-masing dari mereka memiliki catatan khusus yang akan dibawa pulang untuk diperbaiki.

“Kedepannya kami harus lebih siap lagi. Fokusnya ditambah lagi, konsentrasinya juga harus ditingkatkan lagi,” tutur Adnan.

“Kalau saya kakinya harus lebih kuat lagi. Dan kalau bisa harus langsung in begitu masuk ke lapangan,” ujar Mychelle.

Indonesia sementara baru mengirimkan satu wakil ke babak semifinal Thailand Masters 2020.
Sebelumnya Gregoria Mariska Tunjung terpaksa kalah dari Akane Yamaguchi (Jepang).

Masih ada satu lagi wakil merah putih yang diharapkan bisa menjejakkan kaki ke babak empat besar. Yaitu pemain tunggal putra Shesar Hiren Rhustavito yang akan berhadapan dengan unggulan dua, Shi Yu Qi (Tiongkok). ***

wwwwww