Antisipasi Wabah Virus Corona, Pemkab Bengkalis Aktifkan SKD

Antisipasi Wabah Virus Corona, Pemkab Bengkalis Aktifkan SKD
Antisipasi Virus Corona_ Tenaga medis di Selatpanjang Kabupaten Meranti melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap para penumpang di kapal yang baru tiba.
Minggu, 26 Januari 2020 11:05 WIB
Penulis: Ismail
BENGKALIS - Wabah virus corona yang terjadi di Wuhan, Tiongkok menghebohkan dunia. Sebanyak 41 orang dikabarkan meninggal dunia karenanya. Kini wabah tersebut telah menular ke Taiwan, Jepang, Thailand, Singapura dan Malaysia.

Pandemi tersebut terjadi disebabkan kunjungan penduduk negara-negara tersebut ke Wuhan, Tiongkok.

Sejauh ini di Kabupaten Bengkalis belum ada warganya yang terkena virus Corona. Namun demikian, Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Dinas Kesehatan telah melakukan langkah-langkah antisipasi sejak pertama muncul isu tentang wabah virus corona di Tiongkok.

Kepala Dinas Kesehatan, Ersan Saputra TH melalui Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P), Alwizar mengatakan, pihaknya telah mengaktifkan Sistem Kewaspadaan Dini (SKD) dengan melalukan surveilans ketat di pelabuhan dengan berkoordiasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Wilayah Kerja Bengkalis.

“Fokus kita saat ini hanya pada 3 pelabuhan sebagai pintu masuk negara dan daerah. Yaitu, pelabuhan Internasional Sri Setia Raja di Selatbaru (Kecamatan Bantan), Pelabuhan Domestik Bandar Laksamana di Bengkalis (Bengkalis), dan Pelabuhan Cargo UP II Sei Pakning (Bukit Batu),” imbuhnya.

Masih menurut Awi, begitu Alwizar akrab disapa, jka dalam surveilans ketat tersebut ditemui ada penumpang yang dicurigai terjangkit virus corona, maka akan dilakukan tindakan medis.

"Tindakan medis ini perlu dilakukan agar jika ada yang terjangkit virus tersebut dapat diisolasi, sehingga tidak menjadi sumber penularan bagi yang lainnya," sambung Alwizar

Diterangkannya juga, tidak ada gejala spesifik terhadap penderita virus corona ini. Hanya seperti demam biasa, flu, suhu badan cukup tinggi.

“Tidak ada gejala spesifik terhadap penderita virus corona ini. Hanya seperti demam biasa, flu, suhu badan cukup tinggi" jelas Alwizar.

Namun begitu, dia mengingatkan, jika ada anggota keluarga atau tetangga yang menderita demam, flu dan suhu badan panas, sebaiknya segera dibawa ke Puskesmas terdekat

Menurutnya lagi, virus Corona ini ditukarkan oleh kelelawar dan ular kepada manusia. Selanjutnya penularan bisa terjari dari manusia yang terinfeksi ke manusia lainnya melalui pernafasan.

Kepada warga daerah ini yang bepergian ke luar negeri, khususnya negara-negara yang warganya ada yang terjangkit virus tersebut, agar tidak lupa mencuci tangan pakai sabun sekembalinya kita ke rumah.***

Kategori:Pemerintahan, Riau

wwwwww