Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
16 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
13 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
13 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
4
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
17 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
5
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
10 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
6
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
17 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
Home  /  Berita  /  Badminton

KIP Tegaskan Pentingnya Kewaspadaan Corona Masuk ke Indonesia

KIP Tegaskan Pentingnya Kewaspadaan Corona Masuk ke Indonesia
Ilustrasi: Istock
Minggu, 26 Januari 2020 17:33 WIB
JAKARTA - Merebaknya virus corona di beberapa negara tetangga harus disikapi serius dan penuh inisiatif bukan saja oleh otoritas kesehatan pemerintah pusat.

Namun juga harus diwaspadai oleh Dinas Kesehatan kabupaten dan provinsi terutama yang menjadi pintu masuk orang, khususnya di daerah-daerah perbatasan harus lebih intens memastikan peredaran orang masuk yang steril.

"Perlu juga diwaspadai apakah virus tersebut dapat menyebar menggunakan media selain manusia, mengingat banyaknya barang masuk dari luar yang bisa dengan mudah berpindah tangan," kata Komisioner Komisi Informasi (KI) Pusat, Cecep Suryadi di Jakarta, Ahad (26/1/2020).

"Langkah cepat harus diambil untuk memastikan virus corona tidak menyebar di daerah-daerah di tanah air," sambungnya.

Cecep menyebut, informasi serta merta harus segera disampaikan secara masif oleh badan publik seperti Kementrian Kesehatan, Pelindo, Angkasa Pura, pemerintah daerah termasuk memastikan di beberapa pulau terluar di mana celah untuk masuk dari negara tetangga terbuka lebar.

"Misalnya di kabupaten Kepulauan Meranti, Batam, Tanjung Pinang dan lain-lain di mana peredaran orang dan barang masuk sangat intens," katanya.

Cecep juga meminta bahwa penyedia jasa perjalanan seperti maskapai penerbangan terutama yang melayani rute-rute yang berindikasi vurus corona harus memastikan.

"Termasuk maskapai juga harus memastikan kru yg bertugas harus aman ketika kembali bertugas dari luar negara," tutupnya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Riau, DKI Jakarta, Voli, PON, Badminton
wwwwww