Begini Cara PKMS Prodi Akuntansi Umri Membantu Advertising Cara Membuat Laporan Keuangan

Begini Cara PKMS Prodi Akuntansi Umri Membantu Advertising Cara Membuat Laporan Keuangan
Senin, 03 Februari 2020 12:21 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
PEKANBARU - Laporan keuangan di dalam perusahaan sangatlah penting. Laporan keuangan merupakan informasi akuntansi paling krusial yang mengendalikan seluruh aktivitas finansial perusahaan.

Sayangnya, banyak pebisnis yang belum menyadari pentingnya laporan keuangan bagi perusahaan. Sebagai pemilik perusahaan, terlalu bergantung pada penasihat finansial seperti akuntan tanpa mengedukasi diri sendiri bukanlah hal yang baik bagi Anda mau pun perusahaan.

Meskipun tidak memiliki latar belakang akuntansi, Anda sebagai pebisnis wajib untuk mengetahui fungsi serta manfaat laporan keuangan bagi kesehatan bisnis Anda.

Pada dasarnya, setiap laporan keuangan yang baik harus memiliki 3 jenis laporan, yaitu laporan laba/rugi (profit and loss statement), laporan neraca (balance sheet), dan laporan arus kas (cash flow statement). Ketiga laporan ini memiliki peran dan fungsinnya masing-masing.

Tim Pengabdian Program Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS) Program Studi (Prodi) Akuntansi Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) dalam Program Studi S1 Akutansi Kelompok 2 yang dibimbing Dosen Linda Hetri Suriyanti, mencoba membantu salah satu perusahaan dalam membuat laporan keuangannya.

Kelompok 2 yang terdiri dari Dea Nurafriani, Mutia Shafira, Riry Zumalia Ramadhani, Sri Wahyuni dan Wili Chandra Hermanto, memaparkan dari awal perhitungan biaya perusahaan berdasarkan aktivitas (Activity Based-Costing) kepada CV Gallery Advertising di Pekanbaru.

Menurut Mutia Shafira, salah satu bantuan kepada CV Gallery Advertising, adalah bagaiman merumuskan perhitungan biaya perusahaan berdasarkan aktivitas (Activity Based-Costing) "Ini merupakan pendekatan penentuan harga pokok pada produk yang membebankan biaya ke produk atau jasa berdasarkan konsumsi sumber daya pada setiap
aktivitas yang dilakukan," jelas Mutia.

Kemudian kata Mutia, dengan metode ABC System menggunakan cost driver (pemicu biaya) berdasarkan aktivitas yang menimbulkan biaya. "Dan kesmipulan kami, terdapat beberapa metode dalam perhitungan biaya berdasarkan aktivitas, yaitu metode penelusuran langsung (direct tracing
method), metode penelusuran driver (driver tracing method) dan metode alokasi (allocation method)," tandasnya.

Adapun keunggulan dalam menggunakan perhitungan harga pokok produk berbasis aktivitas ialah:

1. Perhitungan harga pokok produk menjadi cukup akurat. Hal ini akan meningkatkan kualitas pengambilan keputusan dan daya saing suatu produk.

2. Memudahkan dalam melakukan efisiensi biaya dengan cara mengidentifikasi dan mengeliminasi aktivitas yang tidak bernilai tambah. Ini juga akan meningkatkan daya saing suatu produk.***


wwwwww