Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
14 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
13 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
16 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
16 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
18 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
15 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Badminton

Sejumlah Negara Batasi Penerbangan ke China

Sejumlah Negara Batasi Penerbangan ke China
Penumpang tiba dengan penerbangan dari Asia di Bandara Internasional Los Angeles, California. (Foto: AFP)
Senin, 03 Februari 2020 12:16 WIB
JAKARTA - Lusinan negara, termasuk Singapura, Australia, Indonesia, dan AS telah melarang masuknya non-warga negara yang telah melakukan perjalanan ke Cina dalam 14 hari terakhir.

Lebih dari 20 maskapai telah menangguhkan penerbangan ke dan dari Cina daratan karena infeksi coronavirus yang terus meningkat.

Hal itu dilaporkan SCMP pada Senin (3/2/2020). Lansiran itu menyebut, "pecahnya Wuhan karena coronavirus, telah mendorong lusinan aktivitas ekonomi dan maskapai penerbangan untuk membatasi perjalanan ke Cina, dan semakin mengisolasi ekonomi terbesar kedua di dunia itu,".

Hampir 10.000 penerbangan dibatalkan lantaran wabah virus per 31 Januari 2020,menurut Cirium-yang menyediakan data dan penelitian tentang industri perjalanan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sejauh ini mengatakan bahwa pembatasan perdagangan dan perjalanan seperti itu tidak diperlukan untuk mengendalikan penyebaran virus.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Sumber:SCMP
Kategori:Badminton, Olympic, Ekonomi, DKI Jakarta
wwwwww