Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
4 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
4 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
3 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
4 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Badminton

PSSI Kembali Adakan Kursus Kepelatihan Lisensi A Pro

PSSI Kembali Adakan Kursus Kepelatihan Lisensi A Pro
Selasa, 04 Februari 2020 14:05 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - PSSI kembali akan menggelar kursus kepelatihan Lisensi A Pro dengan jumlah peserta sebanyak 22 pelatih. Pada kursus Lisensi A Pro ini, para peserta wajib mengikuti kelas dengan total delapan modul yang rencananya akan dimulai pada tanggal 23 Maret 2020.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan menegaskan, program pengembangan kepelatihan merupakan prioritas PSSI dalam pembangunan sepak bola Indonesia. "Dua area lainnya adalah pengembangan pemain dan perwasitan. Program ini secara konsisten dan kontinyu dilaksanakan PSSI," kata Iriawan.

Senior Technical Advisor Coaching Education Director PSSI, Ahmad Bader, menambahkan, Lisensi A Pro tahun ini akan sedikit berbeda dengan edisi sebelumnya dimana pada tahun ini kursus akan lebih fokus pada tim taktik. "Lisensi A Pro kini lebih detail, akan lebih fokus pada tim taktik, fokus pertandingan ke pertandingan, yang artinya setiap selesai pertandingan akan ada koreksi dan analisa. Bentuk latihan, diskusi dan praktek juga akan ada perubahan sedikit" Ungkap Bader.

Jika pada edisi sebelumnya, kunjungan akhir peserta lisensi A Pro adalah observasi di Klub La Liga Spanyol Deportivo Alaves, maka pada tahun ini akan ada rencana dua kunjungan dimana kunjungan pertama rencananya adalah ke Qatar dan kunjungan terakhir kemungkinan ke Italia.

Sementara itu, setelah sukses mendapatkan izin untuk Lisensi B Convention, PSSI juga berniat mengajukan convention untuk lisensi kepelatihan A dan A Pro. "Rencananya kami akan melakukan kunjungan ke kantor AFC di Kuala Lumpur untuk mengajukan convention lisensi A Pro. Di sana nanti kami juga akan memperkenalkan program serta isi konten kepelatihan," ujarnya.

Disebutkan, akan ada dua kali kunjungan, pertama di bulan Juni 2020 lalu kunjungan kedua pada bulan Mei 2021. Tujuan dari pengajuan convention sendiri adalah agar pelaksanaan kursus bisa di kontrol penuh oleh PSSI, mulai dari isi konten kursus hingga waktu pelaksanaan. "Jika sudah memiliki ijin convention, maka waktu pelaksanaanya pun bisa lebih cepat, tidak perlu bersurat miminta ijin, lalu menunggu." ungkap Bader

Peserta Lisensi A Pro yakni 1. Simon Mcmenemy, 2. Herrie Setyawan, 3. Eko Purjianto, 4. Rasiman, 5. Bima Sakti, 6. Francis R Wewengkang, 7. Uston Nawawi, 8. Nova Arianto, 9. Firmansyah, 10. Satia Bagdja Ijatna, 11. Ricky Nelson, 12. Mahruzar Nasution, 13. Fakhri Husaini, 14. Hendri Susilo, 15. Miftahudin, 16. Jafri Sastra, 17. Kartono Pramdhan, 18. Weliansyah, 19. Kim Sam Kik dari South Korea, 20. Maruful Hague dari Bangladesh, 21. Subramani dari Singapura, 22. Putu Gede. ***

wwwwww