Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Maju Pilkada Bengkalis, Istri Tersangka Korupsi Didukung 4 Partai
Politik
9 jam yang lalu
Maju Pilkada Bengkalis, Istri Tersangka Korupsi Didukung 4 Partai
2
Sebut Santri Tahfidz Qur'an sebagai Calon Teroris, Gus Jazil Minta Denny Siregar Minta Maaf
Politik
14 jam yang lalu
Sebut Santri Tahfidz Quran sebagai Calon Teroris, Gus Jazil Minta Denny Siregar Minta Maaf
3
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
Politik
13 jam yang lalu
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
4
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
Peristiwa
13 jam yang lalu
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
5
Kualitas Sinyal Operator Buruk saat Pandemi, DPR Panggil Telkomsel, Indosat dan XL Axiata
Politik
13 jam yang lalu
Kualitas Sinyal Operator Buruk saat Pandemi, DPR Panggil Telkomsel, Indosat dan XL Axiata
6
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI
Politik
13 jam yang lalu
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI
Home  /  Berita  /  GoNews Group

PSSI Kembali Adakan Kursus Kepelatihan Lisensi A Pro

PSSI Kembali Adakan Kursus Kepelatihan Lisensi A Pro
Selasa, 04 Februari 2020 14:05 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - PSSI kembali akan menggelar kursus kepelatihan Lisensi A Pro dengan jumlah peserta sebanyak 22 pelatih. Pada kursus Lisensi A Pro ini, para peserta wajib mengikuti kelas dengan total delapan modul yang rencananya akan dimulai pada tanggal 23 Maret 2020.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan menegaskan, program pengembangan kepelatihan merupakan prioritas PSSI dalam pembangunan sepak bola Indonesia. "Dua area lainnya adalah pengembangan pemain dan perwasitan. Program ini secara konsisten dan kontinyu dilaksanakan PSSI," kata Iriawan.

Senior Technical Advisor Coaching Education Director PSSI, Ahmad Bader, menambahkan, Lisensi A Pro tahun ini akan sedikit berbeda dengan edisi sebelumnya dimana pada tahun ini kursus akan lebih fokus pada tim taktik. "Lisensi A Pro kini lebih detail, akan lebih fokus pada tim taktik, fokus pertandingan ke pertandingan, yang artinya setiap selesai pertandingan akan ada koreksi dan analisa. Bentuk latihan, diskusi dan praktek juga akan ada perubahan sedikit" Ungkap Bader.

Jika pada edisi sebelumnya, kunjungan akhir peserta lisensi A Pro adalah observasi di Klub La Liga Spanyol Deportivo Alaves, maka pada tahun ini akan ada rencana dua kunjungan dimana kunjungan pertama rencananya adalah ke Qatar dan kunjungan terakhir kemungkinan ke Italia.

Sementara itu, setelah sukses mendapatkan izin untuk Lisensi B Convention, PSSI juga berniat mengajukan convention untuk lisensi kepelatihan A dan A Pro. "Rencananya kami akan melakukan kunjungan ke kantor AFC di Kuala Lumpur untuk mengajukan convention lisensi A Pro. Di sana nanti kami juga akan memperkenalkan program serta isi konten kepelatihan," ujarnya.

Disebutkan, akan ada dua kali kunjungan, pertama di bulan Juni 2020 lalu kunjungan kedua pada bulan Mei 2021. Tujuan dari pengajuan convention sendiri adalah agar pelaksanaan kursus bisa di kontrol penuh oleh PSSI, mulai dari isi konten kursus hingga waktu pelaksanaan. "Jika sudah memiliki ijin convention, maka waktu pelaksanaanya pun bisa lebih cepat, tidak perlu bersurat miminta ijin, lalu menunggu." ungkap Bader

Peserta Lisensi A Pro yakni 1. Simon Mcmenemy, 2. Herrie Setyawan, 3. Eko Purjianto, 4. Rasiman, 5. Bima Sakti, 6. Francis R Wewengkang, 7. Uston Nawawi, 8. Nova Arianto, 9. Firmansyah, 10. Satia Bagdja Ijatna, 11. Ricky Nelson, 12. Mahruzar Nasution, 13. Fakhri Husaini, 14. Hendri Susilo, 15. Miftahudin, 16. Jafri Sastra, 17. Kartono Pramdhan, 18. Weliansyah, 19. Kim Sam Kik dari South Korea, 20. Maruful Hague dari Bangladesh, 21. Subramani dari Singapura, 22. Putu Gede. ***


wwwwww