Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
Umum
11 jam yang lalu
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
2
JPU KPK Sebut Imam Nahrawi Kerap Terima Uang Tidak Sah Melalui Asisten Pribadi
Hukum
11 jam yang lalu
JPU KPK Sebut Imam Nahrawi Kerap Terima Uang Tidak Sah Melalui Asisten Pribadi
3
RS Bantah Berikan Rp15 Juta Agar Pasien Meninggal Akibat Asam Lambung Jadi Pasien Covid-19
Kesehatan
9 jam yang lalu
RS Bantah Berikan Rp15 Juta Agar Pasien Meninggal Akibat Asam Lambung Jadi Pasien Covid-19
4
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
Ekonomi
6 jam yang lalu
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
5
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
Politik
4 jam yang lalu
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
6
Anggaran Covid-19 Membengkak dari Rp405,1 T jadi Rp677,2 Triliun, Ini Tanggapan Anggota Komisi XI DPR RI
Politik
7 jam yang lalu
Anggaran Covid-19 Membengkak dari Rp405,1 T jadi Rp677,2 Triliun, Ini Tanggapan Anggota Komisi XI DPR RI
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Video Penganiayaan Siswi Viral, Ini Tindakan Gubernur Ganjar

Video Penganiayaan Siswi Viral, Ini Tindakan Gubernur Ganjar
Gambar: Twitter
Jum'at, 14 Februari 2020 14:31 WIB
JAWA TENGAH - Sebuah video penganiayaan siswi di salah satu sekolah di Purwerojo, diunggah pada hari Rabu sore (12/2/2020) melalui akun media sosial Twitter, dan viral

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, melalui akun Twitter pribadinya pada Rabu (12/2/2020) menyatakan, "Saya sudah telepon kaseknya (kepala sekolah) dan dia sudah urus,".

"Polisi juga sudah menerima laporannya. Besok saya minta pengawas sekolah dan dinas untuk turun agar bicara dengan orangtua anak-anak itu. Pak Bupati Purworejo juga sudah saya kontak. --- Sayangi temanmu!" kata Ganjar.

Saat ditemui oleh wartawan pada Rabu malam (12/2/2020), Ganjar mengatakan, pihak sekolah serta kepolisian sudah mengetahui kejadian ini dan masih meminta detail penanganan kasus dari sekolah yang bersangkutan.

"Besok saya minta pengawas sekolah dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo turun untuk klarifikasi, sekaligus mengambil tindakan. Karena mereka masih anak-anak, saya minta diberikan konseling bersama orangtuanya," ujar Ganjar.***


wwwwww