Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua MPR Ajak Mahasiswa Pascasarjana USU Bantu Pecahkan Persoalan Bangsa
Politik
24 jam yang lalu
Ketua MPR Ajak Mahasiswa Pascasarjana USU Bantu Pecahkan Persoalan Bangsa
2
Kemenkop UKM masih Kejar 2 Juta Pelaku UKM Lagi
Pemerintahan
20 jam yang lalu
Kemenkop UKM masih Kejar 2 Juta Pelaku UKM Lagi
3
Digelar Virtual, SKB CPNS Setjen DPR Diupayakan Transparan
DPR RI
19 jam yang lalu
Digelar Virtual, SKB CPNS Setjen DPR Diupayakan Transparan
4
Sempat Dikira Hoaks, Kasus Anak yang Dibuang Ibu di Jalanan di Riau Sudah Ditangani Polisi
Peristiwa
4 jam yang lalu
Sempat Dikira Hoaks, Kasus Anak yang Dibuang Ibu di Jalanan di Riau Sudah Ditangani Polisi
5
Antisipasi Jadwal Padat, Bali United Panggil Kembali Agus Nova
Sepakbola
20 jam yang lalu
Antisipasi Jadwal Padat, Bali United Panggil Kembali Agus Nova
6
Tak Masalah Perubahan Jadwal, Borneo FC Justru Tak Sabar
Sepakbola
20 jam yang lalu
Tak Masalah Perubahan Jadwal, Borneo FC Justru Tak Sabar
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Video Penganiayaan Siswi Viral, Ini Tindakan Gubernur Ganjar

Video Penganiayaan Siswi Viral, Ini Tindakan Gubernur Ganjar
Gambar: Twitter
Jum'at, 14 Februari 2020 14:31 WIB
JAWA TENGAH - Sebuah video penganiayaan siswi di salah satu sekolah di Purwerojo, diunggah pada hari Rabu sore (12/2/2020) melalui akun media sosial Twitter, dan viral

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, melalui akun Twitter pribadinya pada Rabu (12/2/2020) menyatakan, "Saya sudah telepon kaseknya (kepala sekolah) dan dia sudah urus,".

"Polisi juga sudah menerima laporannya. Besok saya minta pengawas sekolah dan dinas untuk turun agar bicara dengan orangtua anak-anak itu. Pak Bupati Purworejo juga sudah saya kontak. --- Sayangi temanmu!" kata Ganjar.

Saat ditemui oleh wartawan pada Rabu malam (12/2/2020), Ganjar mengatakan, pihak sekolah serta kepolisian sudah mengetahui kejadian ini dan masih meminta detail penanganan kasus dari sekolah yang bersangkutan.

"Besok saya minta pengawas sekolah dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo turun untuk klarifikasi, sekaligus mengambil tindakan. Karena mereka masih anak-anak, saya minta diberikan konseling bersama orangtuanya," ujar Ganjar.***


wwwwww