Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
9 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
7 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
9 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
4
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
7 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
9 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Badminton

Dan Zulhas pun ke KPK

Dan Zulhas pun ke KPK
Foto: Kompas.com
Jum'at, 14 Februari 2020 13:13 WIB
JAKARTA - Mantan Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi pada Jumat (14/2/2020).

Diketahui sebelumnya, Zulhas memang tengah dinanti keterangannya dalam kasus alih fungsi lahan di Riau. Zulhas, akan diperiksa sebagai saksi.

Panggilan kedua Zulhas, tertanggal Kamis (6/2/2020) lalu tak bisa Ia penuhi. Ia dikabarkan meminta penjadwalan ulang untuk diperiksa hari ini.

Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) pada 25 September 2014 lalu. Rp 2 miliar diamankan KPK dalam OTT kala itu.

Gubernur Riau Annas Maamun, dan Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia Provinsi Riau Gulat Medali Emas Manurung menjadi tersangka dalam kasus terkait alih fungsi lahan di Riau ini.

Berkembang, KPK menetapkan PT Palma Satu sebagai tersangka dalam pengembangan kasus ini.

KPK juga menjerat Legal Manager PT Duta Palma Group Tahun 2014 Suheri Terta serta Pemilik PT Duta Palma dan PT Darmex Group, Surya Damadi sebagai tersangka.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Badminton, Olympic, Beladiri, Metropolitan, DKI Jakarta, Riau
wwwwww