Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
23 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
2
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
23 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
3
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
5 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
4
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
23 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
5
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
23 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
6
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
24 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Home  /  Berita  /  Badminton

Curi HP di Musala, Pemuda Ini Ditangkap Tim Gagak Hitam Polres Padang Pariaman

Curi HP di Musala, Pemuda Ini Ditangkap Tim Gagak Hitam Polres Padang Pariaman
Tersangka pencuri telepon genggam ditangkap jajaran Polres Padang Pariaman. (foto: Polres Padang Pariaman/Tagar.id)
Sabtu, 15 Februari 2020 16:38 WIB
PARIAMAN - Seorang pemuda bernama Syahril (22 tahun) ditangkap polisi karena mencuri telepon genggam setelah di Musala Istiqomah, Kampung Ladang Korong Pilubang, Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar).

Dikutip dari Tagar.id, Syahril melakukan pencurian pada 9 Februari 2020 lalu. Ia ditangkap Tim Gagak Hitam Polres Padang Pariaman lima hari kemudian, pada Jumat, 14 Februari 2020. Ia diciduk polisi berdasarkan laporan pencurian yang masuk ke Polsek Batang Anai, tiga hari sebelum berhasil ditangkap.

"Kami amankan ketika tersangka sedang berada di depan kantor Wali Nagari Katapiang. Dia kami ciduk berdasarkan laporan yang masuk ke Polsek Batang Anai," kata ketua tim gagak hitam Polres Padang Pariaman, Aipda Hendri Haryono, Sabtu, 15 Februari 2020.

Kepada polisi, Syahril mengaku baru pertama kali beraksi maling di musala. Namun pihaknya masih melakukan penyelidikan tentang kebenaran pengakuan tersebut.

"Kami dalami dulu. Siapa tahu nanti ada masyarakat yang melaporkan kehilangan lagi," katanya.

Selain membekuk Syahril, polisi juga menyita barang bukti (BB) berupa tiga telepon genggam merek Vivo. Kemudian, satu unit sepeda motor merek Yamaha Mio yang diduga digunakan untuk beraksi.

"Aksi tersangka ini masuk tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Kami dalami dulu, apakah dia sering beraksi atau memang baru kali ini," tuturnya. (tgr)

 

Editor:arie rh
Sumber:tagar.id
Kategori:Badminton, Olympic, Sumatera Barat
wwwwww