Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
12 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
23 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
3
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
14 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
4
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
21 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
5
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Sepakbola
21 jam yang lalu
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
6
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
9 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Home  /  Berita  /  Riau

Mengerikan, Ayah di Pekanbaru Bunuh Anak Kandung Berumur Tiga Tahun karena Bisikan Gaib

Mengerikan, Ayah di Pekanbaru Bunuh Anak Kandung Berumur Tiga Tahun karena Bisikan Gaib
Ilustrasi. (int)
Senin, 17 Februari 2020 13:32 WIB
Penulis: Rizki Ganda Sitinjak

PEKANBARU- Mengerikan. Seorang ayah di Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru Riau, tega membunuh anak kandungnya yang masih berusia 3 tahun, karena mendengar bisikan gaib.

Dijelaskan oleh Kapolsek Tampan, AKP Juper Lumbantoruan, pihaknya menerima laporan pembunuhan di Jalan Cipta Karya, Kecamatan Tampan. Lalu pihaknya langsung menuju ke lokasi kejadian untuk mengamankan pelaku.

"Iya kita baru saja selesai melakukan olah TKP tindak pidana pembunuhan yang dilakukan oleh ayah kandung terhadap anaknya yang masih berusia tiga tahun. Saat ini pelaku berinisial H sudah kita amankan di Polsek," terang Juper, Senin (17/2/2020) siang.

Dari hasil interogasi sementara, pelaku mengaku nekat membunuh anaknya karena mendengar bisikan bahwa jika ia membunuh anaknya itu, istrinya yang tengah dirasuki setan bisa sembuh.

"Jadi dari bisikan itu mengatakan kalau pelaku membunuh anaknya, penyakit istrinya yang sedang dirasuki gendruwo bisa berpindah kepada anaknya itu. Jadi untuk mematikan gendruwo itu dia harus membunuh anaknya dulu," lanjut Juper.

Lebih lanjut Juper menjelaskan, adapun ritual yang dilakukan pelaku adalah dengan mencekik anaknya pakai kawat hanger sampai mati, kemudian memasukkan lembaran kertas Al-Qur'an dibakar kedalam mulut anaknya lalu kertas itu dibakar.

"Saat ini kita akan lakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap pelaku. Kejiwaannya kita pariksa apakah dia melakukan dengan sengaja atau bagaimana," tutup Juper.***

Kategori:Riau, Olympic
wwwwww