Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
16 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
16 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
16 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
16 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
16 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
16 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Badminton

Indonesia Darurat Narkoba, Polda Metro Jaya Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba di CFD

Indonesia Darurat Narkoba, Polda Metro Jaya Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba di CFD
Minggu, 23 Februari 2020 14:02 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana mengatakan, sesuai dengan pernyataan Presiden RI Joko Widodo, bahwa saat ini Indonesia sedang darurat peredaran narkoba berbagai jenis ke pelosok dan anak muda.

Untuk itu, pihaknya menggelar kegiatan penyuluhan anti narkoba di arena Car Free Day (CFD) tepatnya di depan Bundaran Hotel Indonesia pada Minggu (23/2/2020).

"Menyikapi hal itu, kami dari kepolisian khususnya Polda Metro Jaya melakukan upaya pencehan dan penindakan," katanya.

Nana menjelaskan, pihaknya sudah sering melakukan penindakan kepada para pelaku baik pengedar maupun pengguna narkoba dengan cara menangkap kurir, bandar hingga gembong narkoba.

Penindakan ini kata Dia, akan terus dilakukan guna mencegah generasi penerus bangsa terjerumus ke jurang narkoba.

"Beberapa hari yang lalu kita menangkap 1,3 ton ganja kemudian 288 kg sabu dan ekstasi heroin dan kokain itu sudah kami lakukan. Itu belum kita maksimal sehingga upaya pencegahan ini tentu yang akan kita ke depankan juga tentu menggandeng BNN instansi terkait serta tokoh agama dan masyarakat," terang dia.

Kedepan ia berharap, wilayah Hukum Polda Metro Jaya bisa zero dari peradaban narkoba. Namun demikian ia tidak bisa menyebutkan secara pasti saat ini peredaran narkoba sudah berapa persen untuk menuju ke Zero narkotic.

"Kita dalam upaya pencegahan maupun penindakan akan terus kami gelorakan mulai dari jajaran Polda sampai ke tingkat Polsek," tandasnya.

wwwwww