Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
15 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
15 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
15 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
15 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
15 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
15 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Badminton

Zainudin Amali Dorong Anak Bangsa Berprestasi melalui Gerakan Anti Narkoba

Zainudin Amali Dorong Anak Bangsa Berprestasi melalui Gerakan Anti Narkoba
Minggu, 23 Februari 2020 13:55 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Menteri Pemuda Olahraga Zainuddin Amali mengapresiasi langkah Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya yang menggelar kegiatan anti narkoba di Bundaran Hotel Indonesia pada Minggu (23/2/2020) pagi.

Sebab Kata Dia, narkoba saat ini sudah masuk dalam keadaan darurat karena bisa merusak generasi penerus bangsa juga bisa merusak para atlit tanah air.

"Jadi upaya-upaya positif untuk pencegahan narkoba karena kita tahu narkoba di negeri kita sudah dalam kondisi yang darurat sehingga kita harus mengatasinya ekstraordineri, enggak bisa lagi dengan cara-cara biasa," ujarnya.

Oleh karena itu, ia sangat menanggapi kegiatan ini sebagai langkah yang positif agar anak bangsa bisa berprestasi. Mengingat pada bulan Oktober 2020 mendatang Pekan Olahraga Nasional (PON) akan digelar di Papua.

"Dibarengi dengan kampanye anti narkoba dan kita dorong untuk presentasi, saya kira itu hal yang sangat singkron dan Papua adalah bagian dari negara republik Indonesia maka pelaksanaan Pon di Papua sama dengan kita melaksanakan Pon di provinsi-provinsi lainnya," terang dia.

Zainuddin menambahkan, pihaknya pekan lalu sudah berkunjung ke Papua dan melihat persiapan sudah sesuai dengan jadwal. Nantinya pada bukan Juli 2020 pihaknya akan mengetes event di seluruh venue yang akan digunakan dalam PON 2020.

"Ya kita konsentrasi pada 37 cabang yang akan dilaksanakan di Papua, kalau ada kemungkinan lain pelaksanaan 10 cabor itu tergantung bagaiamna keputusan PB PON," tandasnya.***

wwwwww