Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
4 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
4 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
4 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
5 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Bali
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

M Taufiq Bilang Bali United Siap Hadapi Persita

M Taufiq Bilang Bali United Siap Hadapi Persita
Rabu, 26 Februari 2020 20:45 WIB
Penulis: Azhari Nasution
DENPASAR - Lima hari lagi, Bali United FC kembali memulai petualangannya di Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020. Lawannya adalah Persita Tangerang yang akan dihadapi pada pekan pertama di Stadion Kapten I Wayan Dipta Denpasar, Bali, Minggu (1/3/2020) malam WITA.

Tim pun saat ini terbagi menjadi dua. Satu tim masih berkutat di AFC Cup 2020 menghadapi Svay Rieng FC, satu tim lainnya yang berjumlah 15 pemain tetap berlatih di Bali yang dipimpin langsung Asisten Pelatih Bali United, Addison Alves.

Salah satu pemain yang tidak diboyong Pelatih Bali United Stefano "Teco" Cugurra ke Kamboja adalah M. Taufiq. Gelandang mungil ini tetap fokus berlatih dengan 14 rekannya yang lain. Taufiq mengaku sudah sangat siap menghadapi laga perdana musim ini.

Persita sendiri disebut-sebut sebagai tim kuda hitam. Meskipun menjadi tim promosi, tetapi Persita memiliki beberapa pemain asing berkualitas ditambah pemain berpengalaman. Di samping itu, sosok pelatih Widodo Cahyono Putro menjadi pembeda.

Pelatih yang biasa disapa Coach WCP ini menjadi sosok yang vital di Persita sejak musim lalu. Di tangan pelatih asal Cilacap, Jawa Tengah tersebut, Persita berhasil naik kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia sejak terdegradasi lima tahun lalu.

WCP tahu apa yang harus dilakukan untuk meredam Bali United. Hampir dua musim menukangi Serdadu Tridatu, sebenarnya sudah cukup baginya untuk tahu karakteristik permainan Bali United.

Kurang lebih 30 persen pemain di Bali United musim ini yang sempat bekerjasama dengan pelatih yang membawa Indonesia meraih medali emas di SEA Games 1991, Manila, sebagai pemain tersebut.

“Yang pasti mereka (Persita Tangerang) sudah siap. Apalagi pelatihnya adalah Coach Widodo. Dia sangat tahu karakteristik pemain di Bali United. Yang jelas mereka ini tim bagus dan ada beberapa pemain yang berpengalaman,” ujar Taufiq.

“Sosok Hamka (Hamzah) sebagai pemain dan kapten di sana juga menjadi sesuatu yang membedakan. Sosok Hamka itu leader. Dia bagus, terutama dari sisi emosionalnya. Dia sebagai pemain senior sangat berpengaruh sekali dalam tim,” tutup mantan gelandang Persib Bandung tersebut. ***

Kategori:Non Olympic, Bali
wwwwww