Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hentikan Kartu Prakerja, DPR Apresiasi Pemerintah
Politik
7 jam yang lalu
Hentikan Kartu Prakerja, DPR Apresiasi Pemerintah
2
Iuran BPJS Naik Lagi, Pimpinan MPR Sebut Bebani Rakyat saat Pandemi
Politik
6 jam yang lalu
Iuran BPJS Naik Lagi, Pimpinan MPR Sebut Bebani Rakyat saat Pandemi
3
Menciptakan Data Kemiskinan yang Akurat Butuh Ketegasan Regulasi
DPR RI
19 jam yang lalu
Menciptakan Data Kemiskinan yang Akurat Butuh Ketegasan Regulasi
4
NasDem akan Terus Perjuangkan RUU PKS
DPR RI
17 jam yang lalu
NasDem akan Terus Perjuangkan RUU PKS
5
Urgensi RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
Nasional
17 jam yang lalu
Urgensi RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
6
Penumpang Garuda yang Tewas Telah Dinyatakan Negatif Covid-19 Sebelumnya
Umum
8 jam yang lalu
Penumpang Garuda yang Tewas Telah Dinyatakan Negatif Covid-19 Sebelumnya
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Jelang Pilkada 2020, DPR Minta Dewa Cepat Belajar

Jelang Pilkada 2020, DPR Minta Dewa Cepat Belajar
Ketua DPR RI, Puan Maharani usai gelaran Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/2/2020). (Foto: Zul/GoNews.co)
Kamis, 27 Februari 2020 18:08 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Ketua DPR RI, Puan Maharani meminta I Dewa Kade Witarsa Raka Sandi yang baru saja dipilih sebagai Komisioner KPU RI bisa segera bekerja secara profesional. Pemilihan Umum Kepala Daerah 2020, sudah di depan mata.

"Tidak bisa lama belajar karena harus segera mengikuti proses yang ada di KPU, karena sebentar lagi akan menuju Pilkada 2020," kata Puan usai gelaran Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/2/2020).

Dewa, baru saja dipilih sebagai Komisioner KPU dalam Rapat Paripurna tersebut. Ia menggantikan Wahyu Setiawan yang mendurkan diri dan tengah terjerat kasus korupsi di KPK.

Terkait profesionalitas kinerja sebagai Komisioner KPU, beredar wacana agar ada pengaturan yang membatasi kedekatan Komisioner KPU dengan partai politik.

Menurut Puan, profesionalitas tak lepas dari integritas individu Komisioner KPU itu sendiri. Jadi, kata Puan, "kalau diatur oleh aturan, tidak mungkin, karena kita sebagai manusia harus berinteraksi,".***


wwwwww