Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
24 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
2
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
24 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
3
Demo Sumpah Pemuda di Jakarta, Massa SADAR Bawa Tuntutan Karhutla dan Tolak Oligarki
Umum
24 jam yang lalu
Demo Sumpah Pemuda di Jakarta, Massa SADAR Bawa Tuntutan Karhutla dan Tolak Oligarki
4
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
Sepakbola
22 jam yang lalu
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
Home  /  Berita  /  Badminton

Paripurna DPR RI Tetapkan I Dewa Kade Wiarsa Pengganti Wahyu di KPU

Paripurna DPR RI Tetapkan I Dewa Kade Wiarsa Pengganti Wahyu di KPU
Komisioner KPU terpilih, I Dewa Kade Witarsa Raka Sandi, saat diminta berdiri oleh Pimpinan Rapat Paripurna DPR RI. (Foto: Zul/GoNews.co)
Kamis, 27 Februari 2020 18:02 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - "Apakah laporan Komisi II DPR RI, terkait pergantian antar waktu Komisioner KPU RI bisa disetujui?" kata Wakil Ketua DPR RI, Aziz Syamsudin dari meja pimpinan Rapat Paripurna akhir masa sidang II tahun sidang 2019-2020, yang berlangsung Kamis (27/2/2020) di Senayan.

I Dewa Kade Witarsa Raka Sandi adalah sosok yang dimintai persetujuannya pada peserta Rapat Paripurna untuk menjabat Komisioner KPU RI hingga tahun 2022, pasca pengunduran Wahyu Setiawan yang kini tersandung kasus korupsi.

Seruan "setuju," dan tidak adanya penolakan dari dari Ratusan Anggota Dewan yang hadir, lantas berbuah ketuk palu dari meja pimpinan rapat.

Setelah itu, Aziz Syamsudin meminta I Dewa Kade Witarsa Raka Sandi sebagai sosok yang disetujui untuk menjabat Komisioner KPU RI itu untuk berdiri.

Rapat Paripurna kemudian dilanjutkan dengan pidato Ketua DPR RI Puan Maharani dan penyampaian aspirasi para Anggota Dewan terkait berbagai hal. Kasus Jiwasraya, Iuran BPJS Kesehatan, wabah virus corona, hingga moratorium Umrah menjadi aspirasi yang disuarakan Anggota Dewan hingga penghujung Rapat.***

wwwwww