Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
6 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
6 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
47 menit yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
4
Pujian Osmar Loss buat Mentalitas Pemain Dewa United FC
Sepakbola
52 menit yang lalu
Pujian Osmar Loss buat Mentalitas Pemain Dewa United FC
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
42 menit yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Sepakbola
32 menit yang lalu
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Anies: Sejak Awal Kami Sudah Khawatir Munculnya Corona di Indonesia

Anies: Sejak Awal Kami Sudah Khawatir Munculnya Corona di Indonesia
Senin, 02 Maret 2020 18:01 WIB
JAKARTA - Virus corona yang pertama kali muncul di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China telah merenggut banyak nyawa masyarakat dunia.

Atas dasar hal itu, kewaspadaan harus terus ditingkatkan. Terlebih, virus ini sudah dipastikan masuk ke Indonesia. Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan pun langsung sigap membentuk Tim Tanggap COVID-19 yang akan melakukan pemantauan dan pengawasan penyebaran virus corona.

Anies mengatakan, hingga saat ini telah pihaknya telah melakukan pemantauan terhadap 136 orang terduga virus corona (Covid-19). Dari jumlah tersebut, 115 di antaranya sudah dinyatakan sehat.

"Saat ini tersisa 21 orang yang masih kami pantau, atau dalam status pemantauan," kata Anies dalam konferensi pers di Balaikota Jakarta, Senin (2/3).

Sementara itu, Anies juga menyebutkan ada sebanyak 39 orang yang dalam status pengawasan atau dirawat di tiga rumah sakit rujukan di Jakarta, yaitu RSPI Sulianti Suroso, RSPAD Gatot Subroto, dan RS Persahabatan.

Sebagai ibukota dan pusat kegiatan bisnis serta perekonomian, Jakarta cenderung memiliki interaksi yang cukup besar dengan masyarakat internasional.

Karenanya, Anies mengimbau agar masyarakat di Jakarta tetap waspada terhadap adanya penularan virus corona. Terlebih, Presiden Joko Widodo telah mengumumkan bahwa terdapat dua orang warga Indonesia yang positif terjangkit virus tersebut.

Dikabarkan keduanya saat ini sedang dirawat di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara. "Kami sejak awal Januari sudah mulai membahas mengenai kekhawatiran munculnya Covid-19 di Indonesia, khususnya di Jakarta," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:rMOL.ID
Kategori:Olympic, Voli, DKI Jakarta
wwwwww