Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Forum Facebook Pekanbaru Kota Bertuah Fasilitasi Pengobatan Indah Putri
Kesehatan
21 jam yang lalu
Forum Facebook Pekanbaru Kota Bertuah Fasilitasi Pengobatan Indah Putri
2
Ruslan Buton Ditangkap, Kolonel Sugeng Waras: Anda tidak Sendirian, Banyak Orang di Belakangmu
Hukum
19 jam yang lalu
Ruslan Buton Ditangkap, Kolonel Sugeng Waras: Anda tidak Sendirian, Banyak Orang di Belakangmu
3
Dijerat Pasal Berlapis, Ruslan Buton Terancam Penjara Hingga 8 Tahun
Hukum
19 jam yang lalu
Dijerat Pasal Berlapis, Ruslan Buton Terancam Penjara Hingga 8 Tahun
4
Rekam Jejak Dirut TVRI yang Baru, Penggemar 'Bokep' Eks Kontributor Majalah Dewasa
Pemerintahan
22 jam yang lalu
Rekam Jejak Dirut TVRI yang Baru, Penggemar Bokep Eks Kontributor Majalah Dewasa
5
DPR Mulai Uji Coba Teknis Pemggunaan 'Smartcard'
DPR RI
19 jam yang lalu
DPR Mulai Uji Coba Teknis Pemggunaan Smartcard
6
Dewas Tunjuk Iman Brotoseno Abaikan DPR, TVRI Mau Dibawa Kemana?
Pemerintahan
22 jam yang lalu
Dewas Tunjuk Iman Brotoseno Abaikan DPR, TVRI Mau Dibawa Kemana?
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Pimpinan DPD RI Sarankan Pemerintah Bentuk Crisis Centre Covid-19

Pimpinan DPD RI Sarankan Pemerintah Bentuk Crisis Centre Covid-19
Rabu, 04 Maret 2020 15:57 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI menilai penjelasan langsung dari Presiden Joko Widodo tentang sudah ada dua Warga Negara Indonesia (WNI) positif terinfeksi virus corona (Covid-19) merupakan bukti Pemerintah Indonesia menyikapi serius wabah virus corona.

Hal tersebut dikatakan Wakil Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin lewat rilisnya di sela-sela kunjungannya ke Provinsi Papua bersama Ketua MPR RI dan Pimpinan DPR RI, Selasa (3/3/2020).

"Kita saksikan, Presiden langsung memberikan keterangan tentang ada dua WNI terinfeksi virus corona. Ini sesungguhnya bukti bahwa Presiden yang juga Kepala Pemerintahan serius menyikapinya," kata Sultan.

Menurut Senator asal Provinsi Bengkulu itu, keseriusan Presiden Jokowi menyikapi penyebaran virus corona ini harus diikuti oleh semua instansi terkait untuk bersinergi dan melepaskan ego sektoral di antara pihak-pihak terkait.

"Saran saya ke Pemerintah, sebaiknya segera bentuk crisis centre Covid-19. Kumpulkan para ahli yang tersebar di banyak kementerian atau lembaga di dalam satu wadah yang secara khusus menanggulangi wabah virus corona ini sehingga apa pun perkembangan dari waktu ke waktu terkait penyebaran virus corona ada institusi khusus menanganinya sebagai simbol bahwa Negara hadir melindungi warganya," saran Sultan.

Diingatkannya, crisis centre dimaksud sudah sangat dibutuhkan karena dalam kenyataannya terlalu banyak informasi yang tersebar mengenai korban virus corona tapi sangat diragukan akurasinya sehingga memicu ketakutan bagi masyarakat. "Sejenis hoaks begitulah. Tapi itu sangat menakutkan masyarakat," ujar Sultan.

Selain itu, Sultan mengapresiasi sejumlah kepala daerah yang berinisiatif mendirikan crisis centre untuk meminimalisir dampak virus corona. Agar semua aktifitas tersebut terkoordinasi dan efektif, Sultan berharap agar pemerintah pusat segera mengintegrasikan penanganan wabah virus corona secara terpusat agar terkoordinasi, terpadu, dan terintegrasi.

"Sekali lagi, crisis centre ini penting untuk menjamin kehadiran negara dalam penanggulangan penyebaran virus corona selama 24 jam," pungkasnya.***


wwwwww