Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
17 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
17 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
17 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
18 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
17 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
17 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Badminton

Masyarakat dan Demokrat Kembali Ingatkan Pembongkaran Kasus Jiwasraya

Masyarakat dan Demokrat Kembali Ingatkan Pembongkaran Kasus Jiwasraya
Ilustrasi: Zul/GoNews.co
Kamis, 05 Maret 2020 18:34 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Perhatian terhadap kasus mega skandal Jiwasraya dinilai tertupi oleh berbagai isu hukum, termasuk soal penyebaran wabah virus Corona.

Hal itu dikemukakan Ketua Dewan Nasional Pergerakan Indonesia Maju, Din Syamsudin dalam sebuah acara di Jakarta, Kamis (5/3/2020).

"Karena ini kasus mega skandal, baik dari sisi jumlah, substansi, dan pengkhianatan terhadap uang rakyat, maka kami akan memperjuangkannya, mendesak ya agar dibuka seterang-terangnya," kata Din Syamsudin.

Din Syamsudin, juga mendesak DPR untuk segera membentuk Pansus Jiwasraya untuk mengungkap kasus Jiwasraya hingga ke akar-akarnya.

Di tempat berbeda, anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron, juga menyinggung soal pengungkapan kasus Jiwasraya.

"Karena saya juga termasuk yang mengusulkan Pansus Jiwasraya itu," kata Herman di Kompleks DPR RI, Senayan Jakarta, Kamis (5/3/2020).

Suara Herman yang merupakan anggota fraksi Partai Demokrat di DPR, juga senada dengan suara anggota fraksi demokrat lainnya.

Beberapa waktu lalu, saat gelaran Rapat Paripurna DPR RI, beberapa legislator dari Demokrat mempertanyakan kepada pimpinan Rapur, ihwal tak dibacakannya usulan pembentukan Pansus Jiwasraya di ruang sidang. Pimpinan Rapat Paripurna dinilai menyelisihi aturan.

Suara 'paling keras' kala itu, keluar dari politisi senior Partai Demokrat, Benny K. Harman. Benny mengingatkan jajaran pimpinan Rapat Paripurna Legislatif, agar tak bersikap seperti "kantor perwakilan eksekutif".

Kemarin, Rabu (4/3/2020), Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah mengungkapkan, "makin mengerucut dan kami yakini bahwa memang Jiwasraya sudah direncanakan untuk dibobol,".***

wwwwww