Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
6 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
3
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
7 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
4
‎Pulogebang Terima Apresiasi Rp100 Juta dari PAM JAYA Berkat Perluasan Layanan Air
Metropolitan
22 jam yang lalu
‎Pulogebang Terima Apresiasi Rp100 Juta dari PAM JAYA Berkat Perluasan Layanan Air
Home  /  Berita  /  Badminton

Dicurhati, Abdul Hakim Siap Bawa Perjuangan Guru Honorer ke DPD

Dicurhati, Abdul Hakim Siap Bawa Perjuangan Guru Honorer ke DPD
Foto: DPD RI
Minggu, 08 Maret 2020 01:16 WIB
JAKARTA - Anggota DPD RI dari Lampung, Abdul Hakim, menyatakan dukungannya atas perjuangan komunitas Guru Tenaga Kependidikan Honor Non Kategori (GTKHNK) 35 Plus Lampung Timur dan Metro untuk mendapatkan kesejahteraan.

Hal itu, disampaikan Abdul Hakim, dalam gelaran dialog dan serap aspirasi bersama puluhan guru yang tergabung dalam komunitas Guru Tenaga Kependidikan Honor Non Kategori (GTKHNK) 35 Plus Lampung Timur dan Metro, di Metro, Lampung, Jumat (06/03/2020).

"Saya dukung penuh perjuangan Bapak/Ibu, sekalipun saya berada di Komite IV yang tidak membidangi pendidikan, saya akan komunikasikan ke rekan-rekan Komite III dan senator Lampung lainnya, saya juga akan surati Ketua DPD RI agar hal ini menjadi bahan perhatian, semoga perjuangan Bapak/Ibu membuahkan hasil yang menggembirakan," tegas Abdul Hakim.

Dalam kesempatan itu, Ketua GTKHNK 35 Plus, Aham Suwandoko mewakili rekan-rekannya menyampaikan keluhan dan harapan mereka kepada Abdul Hakim.

"Terima kasih atas kesediaan Bapak menemui kami, kami akan terus berjuang untuk hak kami, kami selama ini sudah banyak kontribusi dan mengabdi kepada sekolah, tapi untuk kesejahteraan kami terganjal aturan terkait usia kami yang sudah di atas 35 tahun, kami sudah bertemu berbagai pihak untuk mencari dukungan dan menyampaikan hal ini kepada bapak Presiden, kami berharap bapak bisa membawa aspirasi kami," ungkapnya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Badminton, Umum, Metropolitan, DKI Jakarta, Lampung
wwwwww