Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
Politik
14 jam yang lalu
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
2
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
Ekonomi
16 jam yang lalu
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
3
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
Umum
21 jam yang lalu
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
4
JPU KPK Sebut Imam Nahrawi Kerap Terima Uang Tidak Sah Melalui Asisten Pribadi
Hukum
22 jam yang lalu
JPU KPK Sebut Imam Nahrawi Kerap Terima Uang Tidak Sah Melalui Asisten Pribadi
5
RS Bantah Berikan Rp15 Juta Agar Pasien Meninggal Akibat Asam Lambung Jadi Pasien Covid-19
Kesehatan
19 jam yang lalu
RS Bantah Berikan Rp15 Juta Agar Pasien Meninggal Akibat Asam Lambung Jadi Pasien Covid-19
6
Anggaran Covid-19 Membengkak dari Rp405,1 T jadi Rp677,2 Triliun, Ini Tanggapan Anggota Komisi XI DPR RI
Politik
18 jam yang lalu
Anggaran Covid-19 Membengkak dari Rp405,1 T jadi Rp677,2 Triliun, Ini Tanggapan Anggota Komisi XI DPR RI
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Reses, Legislator PKS Sosialisasikan Ketahanan Keluarga

Reses, Legislator PKS Sosialisasikan Ketahanan Keluarga
Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetyani. (Foto: Ist.)
Minggu, 08 Maret 2020 18:30 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi Kesehatan dan Kependudukan DPR RI, Netty Prasetyani, bertemu dengan para tokoh perempuan Indramayu di Rumah Makan Sekar Wangi, guna menyerap aspirasi konstituen di Dapil dan menyosialisasikan pentingnya ketahanan keluarga.

"Silaturahim ini penting untuk dilakukan mengingat tokoh perempuan yang hadir ini merupakan orang yang concern dalam pendampingan masyarakat, terutama ketahanan keluarga. Apalagi beberapa hari terakhir, kita digegerkan oleh peristiwa pembunuhan yang dilakukan oleh seorang remaja perempuan berusia 15 tahun kepada seorang anak berusia 5 tahun. Benar-benar memilukan," ujar Netty dalam pernyataan tertulisnya, Minggu (8/3/2020).

Kejadian pembunuhan oleh gadis 15 tahun di Jakarta, kata Netty, menjadi alarm bagi semua keluarga karena anomali yang terjadi di masyarakat, muara awalnya pasti dari keluarga. Pengawasan orang tua dan pengasuhan keluarga menjadi penting.

"Tokoh perempuan Indramayu harus mengaktivasi masyarakat agar dapat mendeteksi permasalahan anak dan keluarga sejak dini sehingga kejahatan dapat dicegah," tambah Netty yang tengah dalam masa reses tugas di DPR itu.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:GoNews Group, Umum, Peristiwa, Politik, DKI Jakarta

wwwwww