Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
23 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
21 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
23 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
4
STY Pastikan Motivasi Persija Jakarta Tetap Terjaga
Sepakbola
24 jam yang lalu
STY Pastikan Motivasi Persija Jakarta Tetap Terjaga
5
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
21 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
6
Duet Risto Vidakovic dan Edin Prljaca Tangani PSIM Yogyakarta
Sepakbola
22 jam yang lalu
Duet Risto Vidakovic dan Edin Prljaca Tangani PSIM Yogyakarta
Home  /  Berita  /  Badminton

Ini Deretan Kebijakan Anies Cegah Corona, Mulai Berlaku Hari Ini

Ini Deretan Kebijakan Anies Cegah Corona, Mulai Berlaku Hari Ini
Senin, 16 Maret 2020 11:18 WIB
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta mengeluarkan sejumlah kebijakan mencegah penyebaran virus Corona. Kebijakan berlaku Senin 16 Maret ini. Apa saja?

Sejumlah kebijakan disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Minggu (15/3/2020).

Kegiatan belajar-mengajar di sekolah dihentikan sementara waktu, tapi itu bukan berarti anak sekolah libur dari kegiatan belajar. Anak sekolah diimbau tetap belajar di rumah, bukan liburan dan bepergian.

"Hal lain, kebijakan untuk meminimalkan kegiatan di luar rumah bukan berarti masyarakat berbondong-bondong pergi meninggalkan Jakarta untuk berliburan atau pulang kampung," tutur Anies.

Pcabutan kebijakan penghapusan ganjil genap itu berkaitan dengan pencegahan penularan virus Corona di transportasi umum.

"Saat ini potensi penularan di kendaraan umum cukup tinggi. Karena itu, kita akan menghapuskan sementara kebijakan ganjil-genap di seluruh kawasan Jakarta sehingga masyarakat bisa memilih moda transportasi yang lebih minim risiko penularan," kata Anies.

Pencabutan sistem itu, disebut Anies, tidak berlaku 2 minggu ke depan. Dia mengatakan pencabutan itu dilakukan secara situasional, dimulai pada Senin (16/3) besok.

Potong Rute TransJ dan MRT

Anies memotong rute bus Transjakarta hingga menjadi 13 rute. Pelayanan hanya pada 13 rute itu akan berlaku mulai besok.

"Untuk senin besok, 16 hingga 30 Maret 2020 layanan Transjakarta hanya beroperasi di 13 rute dengan headway 20 menit dengan waktu operasional mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB," kata Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transportasi Jakarta, Nadia Diposanjoyo, dalam keterangan tertulis, Minggu (15/3/2020).

Nadia mengatakan, pengurangan rute ini akan dilakukan pada bus Transjakarta yang melintas di 13 koridor. Hal itu dilakukan untuk mengurangi interaksi publik guna mencegah virus Corona sesuai arahan Anies.MRT dan LRT juga dipersingkat. MRT akan diberangkatkan setiap 20 menit.

Warga Jangan Pulang Kampung

Anies menganjurkan warganya tidak bepergian ke luar kota, termasuk pulang kampung. Anjuran ini untuk mencegah COVID-19 menyebar ke luar Jakarta.

"Kami justru menganjurkan masyarakat untuk tidak bepergian sama sekali, termasuk pergi ke luar kota, apalagi pulang kampung," kata Anies.

Dokter dan Perawat Ada Batas Bekerja

Anies menjelaskan apabila kapasitas ini mencapai batasnya, dikhawatirkan pasien tidak akan tertampung. Karena, tenaga medis pun memiliki batas dalam bekerja.

"Ketika sudah tertular, Kapasitas RS (rujukan) jumlah dokter dan perawat itu ada batasnya," ujarnya.

"Jadi kalau dibiarkan naik terus akan ada ambang batas di mana healthcare system kita tidak mungkin menampung itu semua," lanjut Anies.

Untuk itu, Anies menghimbau agar upaya pencegahan ini bisa berjalan dengan baik. Karena, hal ini menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat.

Jamin Stok Pangan Aman

Anies memastikan bahwa stok kebutuhan pangan di Jakarta cukup baik. Berdasarkan laporan dari Bulog, saat ini tersedia 320 ribu ton beras. Anies lun mengklaim jumlah ini dapat penuhi kebutuhan warga DKI Jakarta selama 2 bulan kedepan apabila bulog mengentokan distribusi beras.

"Perlu disampaikan disini bahwa stok kebutuhan pangan di jakarta cukup baik. Kita tadi dapat laporan dari bulog bahwa kalaupun tidak ada pasokan selama beberapa waktu kedepan saat ini ada stok 320 ribu ton beras, tanpa pasokan kita bisa bertahan 2 bulan," kata Anies.

Selain Bulog, Anies pun memastikan bahwa stok pangan juga tersedia di Cipinang Food, Pasar Jaya. Ia pun menghimbau kepada masyarakat penerima subsidi untuk mengambil bantuan kebutuhan pokok di Pasar Jaya.***

Editor:Musikhin Effendy
Sumber:Detik.com
Kategori:Olympic, PON, Badminton, Voli, DKI Jakarta
wwwwww