Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
21 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
20 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
23 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
23 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
22 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
6
STY Pastikan Motivasi Persija Jakarta Tetap Terjaga
Sepakbola
22 jam yang lalu
STY Pastikan Motivasi Persija Jakarta Tetap Terjaga
Home  /  Berita  /  Badminton

Wabah Corona, M Qodri: Pidato Anies Lebih Jelas Ketimbang Jokowi

Wabah Corona, M Qodri: Pidato Anies Lebih Jelas Ketimbang Jokowi
Senin, 16 Maret 2020 11:17 WIB
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Presiden Joko Widodo pada Minggu siang ini (15/3) menyampaikan pernyataan terkait perkembangan virus corona baru atau Covid-19 pada waktu yang hampir bersamaan.

Anies Baswedan lebih dahulu berbicara di Kantor Gubernur DKI Jakarta di Jalan Medan Merdeka Selatan. Sementara Jokowi berbicara di Istana Bogor, Jawa Barat. Ketika menyampaikan penjelasan, Jokowi tampil sendirian.

Menurut penilaian peneliti Indo Barometer, M. Qodari, isi pidato Jokowi dan Anies Baswedan itu sudah sejalan. Namun demikian, isi pidato Anies Baswedan dinilainya lebih tegas dan jelas.

"Anies dan Jokowi pidato hampir saat bersamaan. Isi pidatonya sudah sejalan. Hanya Anies lebih tegas dan jelas. Jokowi agak lebih umum," ujar M. Qodari kepada redaksi beberapa saat lalu.

"Yang jelas Jokowi sudah meminta sekolah libur, pegawai kerja dari rumah. Dan bicara juga tentang perlunya social distancing. Alhamdulillah," sambungnya.

Menurut hemat Qodari, jurus yang seharusnya dilakukan pemerintah bukan soal lockdown atau tidak.

"Tapi extensive social distancing. Jadi perlu diciptakan kondisi agar rakyat menjaga jarak dan menghindari pertemuan-pertemuan," kata dia lagi.

Misalnya, sekolah libur, bekerja dari rumah, dan tidak ada pertemuan massal. Juga penting untuk menerapkan pembatasan jam operasi pasar dan mall, dan tempat-tempat keramaian lainnya.***

Editor:Musikhin Effendy
Sumber:law-justice.co
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww