Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Bertambah 1.893, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air 125.396 Orang, 5.723 Meninggal
Kesehatan
8 jam yang lalu
Bertambah 1.893, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air 125.396 Orang, 5.723 Meninggal
2
Ini Identitas 3 Polisi yang Hilang Akibat Karamnya Kapal Patroli Polairud
Peristiwa
3 jam yang lalu
Ini Identitas 3 Polisi yang Hilang Akibat Karamnya Kapal Patroli Polairud
3
Dicekoki Miras oleh Pelacur Langganannya, PNS Kehilangan Mobil Usai Kencan
Peristiwa
15 jam yang lalu
Dicekoki Miras oleh Pelacur Langganannya, PNS Kehilangan Mobil Usai Kencan
4
Toyota Recall 5.965 Unit Mobil karena Kehilangan Tenaga Saat Dikendarai
Umum
14 jam yang lalu
Toyota Recall 5.965 Unit Mobil karena Kehilangan Tenaga Saat Dikendarai
5
Siswi SMP di Batang Anai Kritis Ditikam Begal, Pelaku Ditembak Polisi
Peristiwa
16 jam yang lalu
Siswi SMP di Batang Anai Kritis Ditikam Begal, Pelaku Ditembak Polisi
6
Sekelompok Orang Serang Peserta Doa Pernikahan di Kediaman Assegaf bin Jufri, 3 Warga Terluka
Peristiwa
10 jam yang lalu
Sekelompok Orang Serang Peserta Doa Pernikahan di Kediaman Assegaf bin Jufri, 3 Warga Terluka
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Cegah Karhutla, Kapolsek Pulau Punjung Langsung Turun ke Masyarakat untuk Sosialisasi

Cegah Karhutla, Kapolsek Pulau Punjung Langsung Turun ke Masyarakat untuk Sosialisasi
Kapolsek Pulau Punjung Iptu Syafrinaldi SH berdialog langsung dengan masyarakat.
Selasa, 17 Maret 2020 17:22 WIB
Penulis: Eko Pangestu
DHARMASRAYA - Mengingat wilayah Kabupaten Dharmasraya secara geografis didominasi hutan dan lahan perkebunan, hal ini menyebabkan rentannya terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Berdasarkan data kasus kebakaran hutan dan lahan Karhutla) yang pernah terjadi, penyebab paling banyak karena masyarakat yang masih membuka lahan baru untuk perkebunan dengan cara membakar. Tentu hal ini berdampak terhadap lokasi hutan yang lainnya dan rentan terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Menyikapi hal itu, Kapolsek Pulau Punjung Iptu Syafrinaldi SH langsung turun tangan untuk memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Kapolsek mengambil langkah persuasif ini agar masyarakat benar-benar paham terhadap dampak pembakaran lahan.

Penyampaian himbauan ini dilakukan Iptu Syafrinaldi dengan berdialog langsung dengan masyarakat pemilik lahan dan tokoh masyarakat setempat dan hal ini diterima baik oleh masyarakat yang disentuh langsung oleh Kapolsek.

"Kami bersama Wali Nagari dan tokoh masyarakat melakukan himbauan kepada masyarakat yang akan membuka lahan perkebunan dengan cara membakar, karena itu juga akan berdampak terhadap lahan hutan yang lain," ujar Kapolsek. (ep)


wwwwww