Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
11 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
13 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
3
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
12 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
4
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
9 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
5
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
9 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
10 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton

DPR Apresiasi Kontrol Gugus Tugas Corona pada Ijtima dan Pentahbisan Uskup

DPR Apresiasi Kontrol Gugus Tugas Corona pada Ijtima dan Pentahbisan Uskup
Gambar: CNN Indonesia
Kamis, 19 Maret 2020 11:13 WIB
JAKARTA - Ketua Komisi Hukum DPR RI, Herman Herry mengapresiasi pengawasan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona terhadap dua acara keagamaan di tengah pandemi virus corona.

Kedua acara tersebut, masing-masing Ijtima Dunia 2020 di Gowa, Sulsel, dan Pentahbisan Uskup Ruteng di Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Saya apresiasi Letnan Jenderal TNI Doni Monardo yang secara pro aktif mengawasi segala kegiatan yang berpotensi jadi ajang penularan virus Covid-19 (Corona). Hal ini tentunya selaras dengan arahan dari Presiden untuk melakukan social distancing," kata Herman kepada wartawan, Kamis (19/3/2020).

Herman menyinggung terjadinya lonjakan penderita Corona di Malaysia selepas acara sejenis. Kata Herman, "Saya paham bahwa kedua acara tersebut sudah dirancang sejak lama. Tapi, kita juga harus mengantisipasi perluasan penyebaran virus Corona dan tentu saja tidak ingin adanya lonjakan penderita,".

Sebagai pimpinan Komisi di DPR RI yang bermitra dengan Polri, Herman meminta agar aparat kepolisian mengevaluasi semua izin kegiatan pengumpulan massa di seluruh daerah dan berkomunikasi dengan panitia pelaksana, "agar setidaknya menunda kegiatannya sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut dari pemerintah,".

Sebelumnya, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona, Doni Monardo, dalam suratnya kepada Kardinal dan Bupati Manggarai, meminta agar Keuskupan Ruteng, Manggarai, NTT, menunda acara pentahbisan Mgr Siprianus Hormat sebagai Uskup Ruteng, guna mencegah penularan virus corona.

Tapi, meski begitu, rupanya acara tersebut tetap digelar. Dan Herman menyatakan keprihatinannya tersendiri atas gelaran pentahbisan itu.

"Saya berharap panitia pelaksana sudah melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan kesehatan pengunjung acara tersebut," kata Herman.

Sementara itu, acara Ijtima Dunia 2020 yang rencananya akan menghadirkan umat muslim dari beberapa negara, menurut Kementerian Agama (Kemenag), akhirnya dibatalkan.

"Saya mendapat informasi dari Kepala Kanwil Kemenag Sulsel acara tersebut dibatalkan," kata Wamenag Zainut Tauhid kepada wartawan di Jakarta, Kamis (19/3/2020).

Lansiran Tempo menyebut, pembatalan acara kalangan Jamah Tabligh itu telah atas kesepakatan penyelenggara dengan otoritas setempat. Mereka bersedia menunda, dan menunggu arahan dari pemerintah terkait jadwal pemulangan ke negara mereka masing-masing.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Badminton, PON, Olympic, DKI Jakarta
wwwwww