Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Soal Kalung Corona Kementan, Ahli Epidemologi: Kecap dan Cuka juga Bisa Bunuh Virus, Tapi Jangan Sembarang Klaim
Kesehatan
8 jam yang lalu
Soal Kalung Corona Kementan, Ahli Epidemologi: Kecap dan Cuka juga Bisa Bunuh Virus, Tapi Jangan Sembarang Klaim
2
New Normal, MPR Kembali Gelar Pentas Seni Budaya Sunda dan Kuliner Lokal di 'Kota Hujan'
MPR RI
9 jam yang lalu
New Normal, MPR Kembali Gelar Pentas Seni Budaya Sunda dan Kuliner Lokal di Kota Hujan
3
Implementasi 'New Normal' Butuh Serapan Anggaran, Bamsoet Ingatkan Subsidi Kuota Pelajar dan Biaya PCR
MPR RI
6 jam yang lalu
Implementasi New Normal Butuh Serapan Anggaran, Bamsoet Ingatkan Subsidi Kuota Pelajar dan Biaya PCR
4
Sore Ini, Gus Jazil Jemput PMI Bebas dari Hukuman Mati di Bandara Soetta
Politik
9 jam yang lalu
Sore Ini, Gus Jazil Jemput PMI Bebas dari Hukuman Mati di Bandara Soetta
5
Tak Setuju Dibubarkan, Wakil Ketua MPR RI: OJK Perlu Direformasi
Ekonomi
9 jam yang lalu
Tak Setuju Dibubarkan, Wakil Ketua MPR RI: OJK Perlu Direformasi
6
Sherina Anggap Kalung Anti Corona Takhayul, Semoga Nyawa Tidak Melayang
Kesehatan
8 jam yang lalu
Sherina Anggap Kalung Anti Corona Takhayul, Semoga Nyawa Tidak Melayang
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Komisi IX DPR Desak Pemerintah Berikan Penghargaan Petugas Medis yang Wafat Akibat Corona

Komisi IX DPR Desak Pemerintah Berikan Penghargaan Petugas Medis yang Wafat Akibat Corona
Rabu, 25 Maret 2020 16:00 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Pemerintah selayaknya memberikan penghargaan kepada petugas medis yang wafat dalam melaksanakan tugasnya menangani pasien terdampak virus Corona (Covid-19).

Demikian diungkapkan Anggota Komisi IX DPR, M Nabil Haroen, kepada Wartawan, Rabu (25/3/2020) melalui pesan Whatsapp.

"Sepantasnya pemerintah Indonesia memberikan penghargaan. Mereka adalah pahlawan yang bertugas di garis depan, untuk penanganan virus sekaligus penyembuhan pasien yang terjangkit Covid-19," katanya.

Terkait dengan hal itu, politisi PDI Perjuangan ini juga menyampaikan catatan penting. Pertama, Gus Nabil begitu dia akrab disapa, mengusulkan agar Presiden Republik Indonesia, memberikan perhatian khusus ke para tenaga medis yang berjuang di front-line.

"Sudah selayaknya, mereka (tenaga medis) mendapatkan perhatian dan penghargaan setinggi-tingginya berupa tanda jasa kehormatan atau lainnya," tegasnya. 

"Beberapa dokter yang wafat dalam tugasnya menangani pasien terdampak Covid-19 adalah Pahlawan Bangsa. Sudah selayaknya mereka mendapatkan penghargaan dari negara, atas dedikasi, perjuangan dan pengabdiannya di tengah pandemik Covid-19," timpal Gus Nabil. 

Melalui mekanisme rapat Komisi IX DPR RI dengan Menteri Kesehatan dan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Selasa (24 Maret 2020), yang berlangsung dari pukul 16.00 hingga 22.20, pihaknya akan menyampaikan usulan untuk penganugerahan kepada dokter-dokter dan tenaga medis yang wafat dalam berjuang.

Langkah tersebut, menurut dia, bukan semata penghargaan, tapi tanda perhatian dan kesungguhan negara mendukung perjuangan segenap kader terbaik bangsa di masa krisis.

Kedua, pihaknya juga akan mendorong Komisi IX DPR RI untuk melaksanakan percepatan tes massal. Sebab langkah itu penting untuk meminimalisir persebaran Covid-19. 

"Dengan mengetahui peta epicentrum Covid-19, maka akan bisa dipetakan langkah cepat penanggulangan pandemik Covid-19," katanya lagi. 

Ketiga Ia juga menegaskan, Rapat Komisi IX DPR juga mengajak pihak swasta untuk terlibat seluasnya dalam pengadaan APD serta membantu penanganan Covid-19 dengan cara masing-masing, sesuai dengan kapasitas dan koordinasi dengan pemerintah. 

"Kami juga memohon dukungan dari warga untuk sama-sama mengikuti tahapan-tahapan pencegahan dan penangan yang telah ditetapkan pemerintah," kata Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa Nahdlatul Ulama ini.

Terakhir,  Gus Nabil mendoakan agar pandemi Covid-19 segera berlalu dan pihaknya juga berharap rakyat Indonesia  bisa melewati pandemik ini dengan kesehatan dan ketabahan. "Rakyat Indonesia harus tetap semangat dengan saling membantu dan saling mendoakan," pungkasnya.***


wwwwww