Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
22 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
22 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
22 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
23 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
22 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
22 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Badminton
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Bersama Borneo, Javlon Siap Jawab Tantangan

Bersama Borneo, Javlon Siap Jawab Tantangan
Selasa, 31 Maret 2020 15:52 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SAMARINDA - Penampilan Javlon Guseynov cukup apik saat Borneo FC menjamu Persela Lamongan pada pekan ketiga Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020. Berduet dengan Wildansyah, pemain asing Asia ini menjadi momok bagi penyerang Laskar Joko Tingkir.

Pemain 28 tahun ini mengaku senang bisa membantu Borneo FC mengamankan poin sempurna di kandang. Dia menegaskan hasil positif tersebut tak lepas dari kerja keras seluruh penggawa di lapangan.

"Bangga karena kami berhasil mengamankan kemenangan kedua musim ini di kandang. Stadion Segiri belum ternoda sejauh ini dengan kekalahan atau hasil imbang," ucap Javlon.

Masih banyak laga yang tersisa, Javlon berharap performanya bersama tim konsisten. Sebab perjuangan sangat panjang. Walhasil perlu ketekunan dalam berlatih dan bertanding. "Tantangannya adalah konsisten. Apalagi, ini baru awal kompetisi. Ke depan bakal lebih berat," imbuhnya.

Disayangkan Javlon di tengah performa apik timnya, kompetisi justru ditunda sementara waktu. Namun dia mencoba menggali hikmah dari kejadian tersebut.

"Inginnya ya kompetisi dilanjutkan. Saya di Samarinda untuk bekerja. Tapi ini situasi darurat, jadi saya hanya mengikuti aturan. Ambil hikmah saja untuk menjaga semua kebersihan bersama," pungkasnya. ***

wwwwww