Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
22 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
15 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
19 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
17 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
14 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
17 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Badminton

Organda Sumbar Hentikan Semua Operasional Bus Antar Provinsi

Organda Sumbar Hentikan Semua Operasional Bus Antar Provinsi
Ketua Organda Sumbar Budi Syukur. (foto: ist/Langgam.id)
Kamis, 02 April 2020 19:46 WIB
PADANG - Organisasi Angkutan Darat (Organda) Sumatera Barat (Sumbar) mengaku sudah menghentikan semua operasional bus antar provinsi milik 12 perusahaan. Hal itu dilakukan untuk menurunkan intesitas masuknya pendatang dari luar ke Sumbar untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19).

Dikutip dari Langgam.id, Ketua Organda Sumbar Budi Syukur mengatakan, penghentian operasional bus antar provinsi itu berlaku hingga waktu yang belum ditentukan. Termasuk, berlaku saat mudik Lebaran tidak boleh beroperasi.

“Kami sudah setop semua bus sejak tanggal 28 Maret 2020, (berlaku) sampai pemberitahuan selanjutnya. Pak Gubernur sudah mengirimkan surat ke perusahaan untuk setop operasi dulu,” kata Budi Syukur dihubungi Langgam.id, Kamis (2/4/2020).

Ia mengungkapkan, mayoritas perusahaan yang telah menghentikan operasional terhitung sejak tanggal 1 April 2020. Sebab, surat dari Gubernur Sumbar sampai di tangan para perusahaan tertanggal 30 Maret 2020.

“Kami mendukung penuh langkah pembatasan secara selektif di perbatasan itu. Semua kebijakan pemerintah provinsi organda mendukung,” ujarnya.

Diakuinya sebelum keputusan penghentian operasional, cukup banyak bus antar provinsi masuk ke wilayah Sumbar. Bus tersebut datang dari Jakarta, Bandung, Depok hingga Bekasi.

“Sebelumnya, semuanya itu masuk, ada sekitar 60 persen (okupansi). Pokoknya sekarang enggak ada cerita, tidak boleh beroperasi, termasuk saat mudik lebaran,” tegasnya. (Irwanda/ICA/LGM)

Editor:arie rh
Kategori:Badminton, PON, Sumatera Barat
wwwwww