Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
15 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
13 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
7 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
5
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
8 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
6
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
14 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Home  /  Berita  /  Badminton

Nahan Lapar 4 Hari Ikuti Imbauan di Rumah Saja, Keluarga Ini Akhirnya Dibantu Relawan

Nahan Lapar 4 Hari Ikuti Imbauan di Rumah Saja, Keluarga Ini Akhirnya Dibantu Relawan
Sabtu, 04 April 2020 22:24 WIB
SERANG -  Pandemi Covid 19 di sejumlah wilayah di Provinsi Banten, membuat warga yang hidup di bawah garis kemiskinan mulai merasakan dampaknya. Warga yang bergantung pada pendapatan harian kini tidak bisa lagi memiliki penghasilan.

Seperti yang dialami Yuyun Cahyaningsih (37), warga asal RT05/RW 08, Kelurahan Pemancangan Baru, Kecamatan Cipocok jaya, Kota Serang. Sudah empat hari lamanya, Yuyun, suami dan dua anaknya menahan lapar.

Yuyun yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang keliling dan buruh setrika, kini tidak bisa lagi mendapatkan penghasilan harian untuk mencukupi kehidupan keluarganya. Kini dia sudah tidak bisa lagi berjualan dari kampung ke kampung dan menerima orderan setrika di tetangganya, karena banyak warga yang bertahan di dalam rumah dan melakukan aktivitasnya sendiri.

"Jadi saya enggak punya pemasukan gara-gara Corona ini. Kan enggak boleh keluar, jadi orang-orang ngegosok sendiri. Anak saya seminggu puasa, mulai dari Senin sampai Kamis kemarin," keluh Yuyun saat ditemui di kediamannya, Jumat (3/4/2020).

Sementara sang suami yang sebelumnya bekerja sebagai buruh lepas, kini tidak bisa memberikan tambahan penghasilan untuk keluarga karena sedang meringkuk sakit. Beruntung Yuyun tidak harus mengeluarkan biaya untuk sewa rumah, karena dia dan keluarganya tinggal di rumah warisan keluarga suaminya yang ditempati turun-menurun.

Kesulitan Yuyun pun bertambah saat pemerintah membuat kebijakan belajar di rumah bagi siswa SD. Anaknya sempat kesulitan belajar, karena tidak memiliki Smartphone. Untungnya, wali kelas anaknya meminjamkan Handphone kepada anaknya agar bisa tetap mengikuti pelajaran.

Nasib mujur akhirnya mulai menghampiri Yuyun usai dirinya berkeluh kesah kepada tetangganya. Yuyun akhirnya diarahkan agar menghubungi Relawan Banten Melawan Corona (RBMC).

"Saya ngeluh nggak punya beras, gosok saya sepi. Kemarin saya bingung, terus disuruh kontak Untirta (RBMC) peduli. Kepepet, saking kepepetnya, malu sebenernya mah," terangnya.

Usai menghubungi RMBC, Yuyun akhirnya mendapatkan bantuan. Relawan dari RMBC kemudian mengunjungi rumah Yuyun dan memberikan bantuan untuk kebutuhan Yuyun dan keluarganya.

Ditemui di rumah Yuyun, Koordinator RBMC yang juga Akademisi Untirta, Hendra Leo Munggaran mengatakan, upaya yang dilakukan pihaknya sebagai bentuk kepedulian antar sesama. Leo mengaku, bahwa bantuan yang diberikan kepada keluarga Yuyun berasal dari para donatur dan relawan yang bukan hanya berasal dari wilayah Banten saja.

"Ini sebagai salah satu bentuk kita membantu masyarakat Banten. Semua elemen harus bahu membahu menyelesaikan persoalan bangsa kita ini. Semoga kita semua bisa melewati masa krisis ini," kata Hendra Leo Munggaran.

Leo pun berhadap, di tengah kondisi Pandemi Covid 19 ini, semakin banyak warga yang memiliki kemampuan secara ekonomi, membantu warga lainnya yang kesulitan di tengah kondisi saat ini.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Titiknol.co.id
Kategori:Badminton, Olympic, Ekonomi, Voli, DKI Jakarta
wwwwww