Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
14 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
2
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
20 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
15 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
17 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
15 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
13 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Dana Rp3 Triliun Cair, Bamsoet Minta BNPB dan Menkes Prioritaskan Pembelian APD ke Daerah

Dana Rp3 Triliun Cair, Bamsoet Minta BNPB dan Menkes Prioritaskan Pembelian APD ke Daerah
Selasa, 07 April 2020 14:01 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo alias Bamsoet, meminta BNPB berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk menyalurkan sejumlah dana yang diprioritaskan membeli Alat Pelindung Diri/APD, alat rapid test, alat tes Polymerase Chain Reaction/PCR, hingga alat dan kebutuhan kesehatan lainnya, terutama untuk APD yang masih banyak kekurangan di sejumlah daerah Indonesia.

Hal ini diungkapkan Bamsoet, sehubungan dengan cairnya atau telah diterimanya dana sekitar Rp3 triliun oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana/BNPB untuk penanganan virus corona/Covid-19.

"Kami sangat mendukung, agar Pemerintah memaksimalkan penggunaan dana tersebut untuk pelayanan kesehatan, seperti pencegahan, pengendalian penyakit, kebutuhan farmasi, hingga untuk pengembangan penelitian terkait virus corona," ujarnya.

Politisi Golkar ini juga berharap, Pemerintah dapat mengalokasi anggaran untuk kebutuhan operasional Warga Negara Indonesia/WNI yang kembali ke Indonesia dikarenakan wabah virus corona dan harus dikarantina.

"Saya berharap juga pemerintah bisa mengalokasikan anggaran untuk kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan masyarakat yang dikarantina, salah satunya yang ada di Wisma Atlet," tegasnya.

Dana yang dimiliki saat ini maupun yang sedang dianggarkan oleh BNPB, Ia berharap dapat mencukupi atau bisa memenuhi kebutuhan perlengkapan medis lainnya yang masih dalam proses pengadaan.

"Untuk Kementerian Kesehatan dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 sekiranya dapat melakukan pertanggungjawaban terhadap dana yang digunakan untuk penanggulangan virus corona yang telah diberikan oleh BNPB tersebut," tandasnya.***

wwwwww