Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
14 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
14 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
14 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
14 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
15 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
24 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Jawab Arahan Mendagri, Produsen Lokal Ciptakan Deterjen Covid-19 Berbahan Sawit

Jawab Arahan Mendagri, Produsen Lokal Ciptakan Deterjen Covid-19 Berbahan Sawit
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. (Foto: Ist./Puspen Kemendagri)
Sabtu, 18 April 2020 07:33 WIB
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melalui Kepmendagri No. 440-504 membentuk Gugus Tugas di lingkungan Kemendagri yang berfungsi mendata kebutuhan aneka alat kesehatan, baik yang dibutuhkan oleh rumah sakit, tenaga medis dan masyarakat seperti masker, deterjen, hand sanitizer, ventilator, dan APD yang dibutuhkan oleh seluruh daerah di Indonesia.

Gugus Tugas ini juga, diterangkan Puspen Kemendagri, mendata industri nasional, UKM/Mikro yang dapat memproduksi bahan kebutuhan kesehatan tersebut. Juga kebutuhan pokok masyarakat seperti pangan, didata secara detail dalam jumlah dan jenis. Pengumpulan data dilakukan secara bottom-up atau dari bawah bersumber dari 540 Pemerintah Daerah di seluruh Indonesia.

Atas dasar data tersebut, Mendagri Tito menggelar Rakor antara 540 Pemerintah Daerah dengan Kementerian Perindustrian, Perdagangan dan Pertanian serta diikuti asosiasi pengusaha seperti Apindo, Kadin, untuk mensinkronkan kebutuhan dan produksi alat kesehatan dan pangan agar terjamin aman.

Sebagai wujud kongkrit atas arahan Mendagri Tito untuk produksi bahan kesehatan, PT. Wilmar Nabati Indonesia, yang terkenal sebagai produsen minyak goreng, melakukan diversifikasi dengan memproduksi deterjen handwash berbahan minyak kelapa sawit.

"Saya berterima kasih kepada grup Wilmar Indonesia. Deterjen pencuci tangan ini adalah salah satu alat mencegah covid19 karena virus ini akan mati dan hilang dari tangan kita bila dicuci dengan memakai deterjen pelarut lemak seperti ini," kata Tito dalam siaran pers Puspen yang diterima GoNews.co, Sabtu (18/4/2020).***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Badminton, Nasional, Voli, Ekonomi
wwwwww