Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
16 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
10 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
10 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
11 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
5
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
16 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
6
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
10 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Kondisi Pemain Madura United Dipantau Lewat Media Sosial

Kondisi Pemain Madura United Dipantau Lewat Media Sosial
Jum'at, 24 April 2020 02:01 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SURABAYA - Dokter tim Madura United FC memilih memanfaatkan media sosial untuk memantau terus kondisi pemain selama Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020 diberhentikan sementara akibat virus Corona atau Covid 19.

Dokter Tim Madura United, Heri Siswanto mengaku menggunakan grup aplikasi pesan Whatsapp untuk memantau kondisi fisik Greg Nwokolo dkk.  “Saya cuma monitor di grup WA, mereka latihan sendiri,” ujar Heri.

Hal itu dilakukan Heri dalam memfasilitasi para pemain Sapeh Kerab untuk menjaga kondisi kesehatan dan fisik mereka.

Para pemain bisa langsung menghubungi jika merasa ada gangguan kesehatan dan segera merespon. Ditengah situasi pandemi seperti ini penting bagi pemain untuk tetap dalam kondisi bugar dan sehat.

“Kalau mereka ada keluhan atau sakit biasanya mereka langsung menghubungi saya melalui WA,” sambungnya.

Madura United telah meliburkan aktivitas tim sejak akhir Maret lalu hingga 29 Mei mengikuti arahan keputusan PSSI. 

Dengan kondisi seperti itu, para pemain Madura United memutuskan untuk pulang ke kampung halaman masing-masing.

Selama libur pemain melakukan latihan sendiri-sendiri dan mengirimkan video kepada tim pelatih. Karena tidak dapat dipantau secara langsung, pemain rawan cedera saat latihan.  ***

wwwwww