Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
5 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
5 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
6 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
5 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  Kriminal

MayDay, Puan Sebut RUU Ciptaker harus 'Cipta Sejahtera'

MayDay, Puan Sebut RUU Ciptaker harus Cipta Sejahtera
Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani. (Foto: Dok. Ist.)
Jum'at, 01 Mei 2020 15:23 WIB
JAKARTA - Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani, meminta para pemilik usaha tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap para buruh di tengah suasana pandemi-di tengah perlunya gotong royong dalam menangani dampak ekonomi dan sosial Pandemi Corona/Covid-19.

"Saya berharap pihak pemilik usaha dan para pekerjanya dapat bermusyawarah untuk menyelamatkan nasib perusahaan dan karyawannya sambil menunggu situasi perekonomian normal kembali," kata Puan kepada wartawan, Jumat (1/5/2020), tepat di peringatan MayDay 2020.

Legislator Dapil Jawa Tengah V itu memastikan, DPR menaruh perhatian besar pada nasib para buruh agar bisa bekerja dengan tenang, terjamin hak-haknya serta mendapat upah yang layak. Termasuk, terkait dengan RUU Cipta Lapangan Kerja (Ciptaker).

Klaster Ketenagakerjaan dalam RUU Ciptaker, kata Puan, diputuskan untuk ditunda Pembahasan nya. "sehingga DPR secara optimal menerima aspirasi dan masukan dari para buruh melalui serikat pekerja dan organisasi-organisasi buruh lainnya,".

"Kita ingin RUU Cipta Kerja mewujudkan cipta sejahtera bagi masyarakat, khususnya para buruh," tuturnya.

Sementara para buruh banyak terdampak pandemi Corona/Covid-19, Puan meminta Pemerintah memastikan para buruh yang terdampak Covid-19 mendapatkan bantuan sosial.

"Informasi dari pemerintah tentang tahapan-tahapan menuju aktivitas normal orang bekerja dan berusaha sangat penting untuk menyusun langkah-langkah bagi kepastian berusaha yang terkait dengan nasib para buruh," pungkas Puan.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Badminton, Kriminal, Nasional, Metropolitan, Beladiri
wwwwww