Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
14 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
14 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
14 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
4
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
13 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
13 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
23 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Home  /  Berita  /  SEA Games

Pasien Positif Corona Dijemput Petugas Saat Tarawih Berjamaah di Masjid

Pasien Positif Corona Dijemput Petugas Saat Tarawih Berjamaah di Masjid
Petugas menjemput pasien positif virus corona untuk dibawa ke RSUD Mataram. (kompas.com)
Jum'at, 01 Mei 2020 10:33 WIB
MATARAM - S, warga Kelurahan Cakranegara Barat, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, terkonfirmasi positif terinfeksi virus corona berdasarkan hasil pemeriksaan swab.

Celakanya, saat di jemput petugas untuk dibawa ke rumah sakit, S malah ditemukan sedang menunaikan Shalat Tarawih berjamaah bersama banyak warga di masjid.

Dikutip dari Kompas.com, S merupakan salah satu pasien klaster Ijtima Ulama Dunia di Gowa, Sulawesi Selatan. Dia telah diminta mengarantina diri sepulang dari Gowa.

Petugas sempat melakukan uji swab kepada S dan hasilnya baru diketahui positif belakangan ini.

Selama proses itu, ternyata warga juga tidak mengetahui jika S seharusnya menjalani isolasi mandiri.

Petugas kemudian melakukan penjemputan ke rumahnya.Namun saat dicek ke rumahnya, S ternyata tidak ada di tempat.

''Saat kami melakukan pengecekan ke rumahnya, yang bersangkutan justru tidak ada. Mestinya kan isolasi mandiri sejak kepulangannya dari Gowa, Makassar. Kami cek justru Shalat Tarawih bersama banyak warga di Masjid Nurul Yakin,'' kata Camat Cakranegara Erwan saat dikonfirmasi, Kamis (30/4/2020).

Untuk itu, tim medis dari Puskesmas Taliwang harus bekerja keras melakukan tracing, siapa saja yang telah berkontak dengan S.

Warga tak tahu mereka shalat berjemaah dengan pasien positif corona lantaran S tak memberi tahu ke kepala lingkungan bahwa dia telah menjalani tes swab.

Debat Alot

Petugas sempat berdebat alot karena S tidak mau ikut ambulans. Alasannya, S merasa sehat dan tidak bergejala batuk atau gejala Covid-19 lainnya.

Setelah dijelaskan bahwa dirinya membahayakan banyak orang, dia akhirnya paham.

S kemudian dengan sukarela ikut ke RSUD Kota Mataram untuk menjalani isolasi.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:SEA Games
wwwwww