Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kisah Profesor Matematika yang Meyakini Kebenaran Alquran Setelah Baca Surah Az-Zariyat Ayat 52-53
Umum
24 jam yang lalu
Kisah Profesor Matematika yang Meyakini Kebenaran Alquran Setelah Baca Surah Az-Zariyat Ayat 52-53
2
Siswi SMP Ini Minta Dinikahkan karena Bosan Belajar Daring
Pendidikan
23 jam yang lalu
Siswi SMP Ini Minta Dinikahkan karena Bosan Belajar Daring
3
Kepincut Teqball, Mantan Pemain Timnas: Ada Kenikmatan dan Keindahan
Olahraga
14 jam yang lalu
Kepincut Teqball, Mantan Pemain Timnas: Ada Kenikmatan dan Keindahan
4
Syarief Hassan Sebut Deklarasi Papua Merdeka Tindakan Makar
MPR RI
20 jam yang lalu
Syarief Hassan Sebut Deklarasi Papua Merdeka Tindakan Makar
5
PT Telekomunikasi Indonesia Resmi Ganti Nama
Ekonomi
19 jam yang lalu
PT Telekomunikasi Indonesia Resmi Ganti Nama
6
Bamsoet dan Wapres Ma'ruf Amin Terima Penghargaan dari 'Obsession Awards 2020'
Nasional
19 jam yang lalu
Bamsoet dan Wapres Maruf Amin Terima Penghargaan dari Obsession Awards 2020
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Viral... Mau Mendarat di Langkat, Kapal Ikan China Dihalau Warga

Viral... Mau Mendarat di Langkat, Kapal Ikan China Dihalau Warga
Istimewa.
Minggu, 03 Mei 2020 20:25 WIB
LANGKAT - Sejumlah warga Desa Pulau Sembilan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat Sumatera Utara menolak kehadiran kapal asing yang akan mengangkut ikan, Minggu (3/5/2020). Penolakan ini terkait dengan wabah Covid-19.

Penolakan kapal ikan asing asal China ini viral di media sosial. Diketahui kapal tersebut datang untuk mengangkut ikan kerapu dari keramba apung di Dusun 1 Desa Pulau Sembilan Pangkalan Susu.

Sebelumnya sudah dilakukan sosialisasi antara tokoh masyarakat, kepala desa dan pihak pemilik ikan, CV Sumber Budidaya Pasific pada Jumat (1/5/2020).

Disepakati tidak ada pelarangan dari warga dengan syarat kapal harus berlabuh 300 meter dari bibir pantai. Para ABK kapal asing itu juga tidak diizinkan untuk mendarat.

Namun pada Sabtu (2/5/2020) pukul 16.30 WIB, situasi berubah dan berkembang dengan adanya   penolakan dari 70 warga yang minta kapal tidak masuk ke perairan Pulau Sembilan.

Masyarakat menolak karena takut terpapar covid-19. Kapolres Langkat AKBP Edi Suranta Sinulingga diwakili Wakapolres Kompol Delami Saleh dalam keterangannya membenarkan kedatangan kapal asing di Kepulauan Sembilan.

"Kapal itu hendak mengangkut ikan kerapu bukan menurunkan orang untuk mendarat,” paparnya.

Namun warga khawatir penyebaran wabah virus covid-19 masuk ke Langkat. “Karenanya warga menghadang kapal asing itu mendarat di Langkat,” katanya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:gelora.co
Kategori:Sumatera Utara, Peristiwa, Umum
wwwwww