Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Seiring 'New Normal', Portal Akses 'Pemicu Konflik' Baiknya Dibuka
Lingkungan
16 jam yang lalu
Seiring New Normal, Portal Akses Pemicu Konflik Baiknya Dibuka
2
Jika Labil, Kebijakan Penanggulangan Covid-19 bisa 'Ambyarrr'
DPR RI
24 jam yang lalu
Jika Labil, Kebijakan Penanggulangan Covid-19 bisa Ambyarrr
3
Kritik Mahfud MD, Saleh Daulay: Tak Bijak Bandingkan Kematian Covid-19 dengan Kecelakaan
Politik
23 jam yang lalu
Kritik Mahfud MD, Saleh Daulay: Tak Bijak Bandingkan Kematian Covid-19 dengan Kecelakaan
4
Tak Setuju 'New Normal'? Ini Pesan Hergun...
DPR RI
18 jam yang lalu
Tak Setuju New Normal? Ini Pesan Hergun...
5
Masih Banyak Daerah Zona Merah, Ketua DPD Desak Pemerintah Kaji Ulang Pilkada di Bulan Desember
Politik
23 jam yang lalu
Masih Banyak Daerah Zona Merah, Ketua DPD Desak Pemerintah Kaji Ulang Pilkada di Bulan Desember
6
Soal Pemurnian Virus, DPR Tegaskan Dukungan pada Penelitian menuju Vaksin
Kesehatan
23 jam yang lalu
Soal Pemurnian Virus, DPR Tegaskan Dukungan pada Penelitian menuju Vaksin
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Viral... Mau Mendarat di Langkat, Kapal Ikan China Dihalau Warga

Viral... Mau Mendarat di Langkat, Kapal Ikan China Dihalau Warga
Istimewa.
Minggu, 03 Mei 2020 20:25 WIB
LANGKAT - Sejumlah warga Desa Pulau Sembilan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat Sumatera Utara menolak kehadiran kapal asing yang akan mengangkut ikan, Minggu (3/5/2020). Penolakan ini terkait dengan wabah Covid-19.

Penolakan kapal ikan asing asal China ini viral di media sosial. Diketahui kapal tersebut datang untuk mengangkut ikan kerapu dari keramba apung di Dusun 1 Desa Pulau Sembilan Pangkalan Susu.

Sebelumnya sudah dilakukan sosialisasi antara tokoh masyarakat, kepala desa dan pihak pemilik ikan, CV Sumber Budidaya Pasific pada Jumat (1/5/2020).

Disepakati tidak ada pelarangan dari warga dengan syarat kapal harus berlabuh 300 meter dari bibir pantai. Para ABK kapal asing itu juga tidak diizinkan untuk mendarat.

Namun pada Sabtu (2/5/2020) pukul 16.30 WIB, situasi berubah dan berkembang dengan adanya   penolakan dari 70 warga yang minta kapal tidak masuk ke perairan Pulau Sembilan.

Masyarakat menolak karena takut terpapar covid-19. Kapolres Langkat AKBP Edi Suranta Sinulingga diwakili Wakapolres Kompol Delami Saleh dalam keterangannya membenarkan kedatangan kapal asing di Kepulauan Sembilan.

"Kapal itu hendak mengangkut ikan kerapu bukan menurunkan orang untuk mendarat,” paparnya.

Namun warga khawatir penyebaran wabah virus covid-19 masuk ke Langkat. “Karenanya warga menghadang kapal asing itu mendarat di Langkat,” katanya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:gelora.co
Kategori:Sumatera Utara, Peristiwa, Umum

wwwwww