Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
8 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
10 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
4
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
Umum
11 jam yang lalu
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
5
KPK Geledah PT Djarum Kudus, Dugaan Manipulasi Cukai Belasan Tahun Rugikan Negara Triliunan
Hukum
13 jam yang lalu
KPK Geledah PT Djarum Kudus, Dugaan Manipulasi Cukai Belasan Tahun Rugikan Negara Triliunan
6
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Metropolitan
9 jam yang lalu
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Home  /  Berita  /  Olympic

Viral... Mau Mendarat di Langkat, Kapal Ikan China Dihalau Warga

Viral... Mau Mendarat di Langkat, Kapal Ikan China Dihalau Warga
Istimewa.
Minggu, 03 Mei 2020 20:25 WIB
LANGKAT - Sejumlah warga Desa Pulau Sembilan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat Sumatera Utara menolak kehadiran kapal asing yang akan mengangkut ikan, Minggu (3/5/2020). Penolakan ini terkait dengan wabah Covid-19.

Penolakan kapal ikan asing asal China ini viral di media sosial. Diketahui kapal tersebut datang untuk mengangkut ikan kerapu dari keramba apung di Dusun 1 Desa Pulau Sembilan Pangkalan Susu.

Sebelumnya sudah dilakukan sosialisasi antara tokoh masyarakat, kepala desa dan pihak pemilik ikan, CV Sumber Budidaya Pasific pada Jumat (1/5/2020).

Disepakati tidak ada pelarangan dari warga dengan syarat kapal harus berlabuh 300 meter dari bibir pantai. Para ABK kapal asing itu juga tidak diizinkan untuk mendarat.

Namun pada Sabtu (2/5/2020) pukul 16.30 WIB, situasi berubah dan berkembang dengan adanya   penolakan dari 70 warga yang minta kapal tidak masuk ke perairan Pulau Sembilan.

Masyarakat menolak karena takut terpapar covid-19. Kapolres Langkat AKBP Edi Suranta Sinulingga diwakili Wakapolres Kompol Delami Saleh dalam keterangannya membenarkan kedatangan kapal asing di Kepulauan Sembilan.

"Kapal itu hendak mengangkut ikan kerapu bukan menurunkan orang untuk mendarat,” paparnya.

Namun warga khawatir penyebaran wabah virus covid-19 masuk ke Langkat. “Karenanya warga menghadang kapal asing itu mendarat di Langkat,” katanya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:gelora.co
Kategori:Sumatera Utara, Olympic, PON
wwwwww