Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
17 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
13 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
14 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
19 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
5
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
10 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
6
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
10 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Home  /  Berita  /  Kriminal

DPR Tanggapi Rencana Pemerintah Geser Cuti Lebaran

DPR Tanggapi Rencana Pemerintah Geser Cuti Lebaran
Ilustrasi mudik. (Gambar: Ist./Cupin)
Senin, 04 Mei 2020 18:26 WIB
JAKARTA - Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo, mengungkap adanya rencana pemerintah untuk menggeser cuti bersama Lebaran 2020 ke Hari Raya Idul Adha pada akhir Juli mendatang.

Hal itu diungkap oleh Doni kepada wartawan di Jakarta, Senin (4/5/2020), sebagaimana Dilansir Sindonews.com.

Menanggapi hal itu, anggota Komisi IX DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Anwar Hafid menilai, rencana tersebut kurang tepat jika berdasar pada pertimbangan produktifitas. Pasalnya, penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) saat ini, telah cukup menurunkan produktifitas warga masyarakat secara umum.

Meski begitu, kata dia, "kalau perspektifnya mudik, itu tepat ditunda karena sekarang mudik ditiadakan,".

"Tapi itu namanya bukan cuti Lebaran, tapi cuti mudik, cuti pulang kampung. Jadi gak usah dibawa sampai ke Idul Adha, masak juga cuti lebaran sampai banyak," kata Anwar.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Nasional, Kriminal, Badminton, DKI Jakarta
wwwwww