Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
16 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
13 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
12 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
4
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
18 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
5
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
9 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
6
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
9 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Home  /  Berita  /  Voli

50 dari 39.000 Orang Napi yang Diasimilasi, Kembali Berbuat Kriminal

50 dari 39.000 Orang Napi yang Diasimilasi, Kembali Berbuat Kriminal
Ilustrasi. (Gambar: Ist.)
Senin, 04 Mei 2020 18:23 WIB
JAKARTA - Menteri Hukum dan HAM (MenkumHAM) Yasonna Laoly mengungkapkan, jumlah narapidana penerima asimilasi dan integrasi yang kembali melakukan kejahatan berjumlah 50 orang dari sekitar 39.000 orang yang telah keluar penjara.

Sebagian lain, ungkap Yasonna, justru terlibat di kegiatan positif dengan ikut membagikan masker dan Sembako bersama-sama dengan tim dari KemenkumHAM.

"Saya merasa bangga kepada warga binaan asimilasi yang memberikan kontribusinya kepada masyarakat," kata Yasonna di Kantor Kemenkumham, Senin (4/5/2020).

Yasonna meminta, masyarakat bisa berikan mereka kesempatan kedua kepada para eks Napi itu untuk berubah sebagai masyarakat.

"Pada satu saat kehidupan kita, kita juga pernah melakukan sesuatu yang tidak terpuji. Bahkan saudara-saudara kita yang melakukan pelanggaran hukum ini, give them the second chance," kata dia.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Voli, Nasional, Badminton, DKI Jakarta
wwwwww